Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
CI Identifikasi 25 Kawasan Keragaman Hayati Laut
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Identifikasi lembaga konservasi Internasional (CI) menunjukkan bahwa Bali memiliki 25 pusat kawasan keberagaman hayati laut. Namun 25 pusat kawasan keberagaman hayati laut tersebut hingga saat ini belum terkelola.25 kawasan pusat kawasan keragaman hayati tersebut diantaranya kawasan Nusa Dua, Uluwatu, Nusa Penida, Amed, Les, Lovina, Pemuteran dan Perancak.
Direktur Program kelautan CI Ketut Sarjana Putra pada keterangannya disela-sela peresmian Pusat penelitian keragaman hayati Indonesia di Denpasar, Selasa (10/8) mengungkapkan secara ekologi 25 pusat kawasan keberagaman hatai laut ini merupakan dapur dari ekonomi dan kelautan pesisir Bali.
Kawasan pusat keberagaman hayati laut tersebut juga merupakan kawasan sosial budaya masyarakat pesisir Bali.Dari sisi sosial budaya misalnya di Bali pantai sebagai tempat melasti, jika pusat kawasan ini tidak dikelola maka budaya melasti juga akan hilang, maka pusat kawasan ini tidak hanya memiliki fungsi ekologis tetapi juga sosial budaya, ujar Ketut Sarjana Putra.Ketut Sarjana Putra menyatakan jika dilihat dari luas wilayah dari 25 pusat kawasan keberagaman hayati laut di Bali mencapai sekitar 70.000 hektar.
70.000 hektar luas pusat kawasan keberagaman hayati laut tersebut keseluruhannya merupakan bagian dari kawasan segi tiga karang dunia.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan