Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Balai Arkeologi Denpasar Teliti Pretima Kuno
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ribuan pretima (benda sakral yang disimpan di pura) disita aparat kepolisian Polres Badung dari sebuah vila di Kerobokan Badung yang ditempati warga Italia bernama Robert Gamba. Hari ini, sejumlah petugas Balai Arkeologi Denpasar mendatangi Polres Badung untuk memeriksa pretima tersebut.
Menurut Kasat Reskrim Polres Badung AKP Ketut Soma, petugas Balai Arkeologi Denpasar yang datang ke Polres Badung berjumlah 4 orang. Di ruang pertemuan Polres Badung tempat ribuan pretima disimpan, para petugas dari balai arkeologi melakukan pengamatan awal terhadap ribuan pretima yang berhasil disita dari Robert Gamba.
“Dari hasil pengamatan awal, beberapa patung pretima yang disita diketahui sudah berumur ratusan tahun. Jadi sudah kuno dan antik sekali. Namun belum diketahui asalnya karena masih akan ada penelitian lanjutan,” jelas Soma.123 patung pretima, 40 ribu lebih keping uang kepeng, puluhan ikat lontar kuno, dan beberapa jenis pretima lainnya, hingga kini masih terus ditelusuri asal muasalnya. Semua pretima sitaan ini diduga kuat merupakan hasil curian dari beberapa pura yang ada di seluruh Pulau Bali.
“Jika seandainya nanti tidak kita ketahui asalnya dan siapa pencurinya, semua pretima ini kemungkinan akan kita serahkan ke Balai Arkeologi Denpasar sebagai benda purbakala dilindungi, agar tidak bisa diperdagangkan lagi,” tegas Soma.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan