Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tengkorak Koleksi Morabito Berumur 1.000 Tahun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim peneliti dari Balai Arkeologi dan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Denpasar, menyatakan, tengkorak manusia yang disita dari Vila Morabito di Pantai Berawa, Canggu Kuta Utara diperkirakan berusia 1.000 tahun.
Itu terungkap setelah tim peneliti BP3 mendatangi Polres Badung, pada Selasa (14/9) guna melihat barang sitaan dari kolektor asal Perancis, Pascal Morabito (65).Kasat Reskrim Polres Badung AKP Ketut Soma mengatakan, kedatangan tim BP3 untuk melihat langsung dua tengkorak kepala manusia yang disita dari vila Morabito di Jalan Pantai Berawa milik Pascal Morabito.
Dari penelitian sementara, kedua tengkorak itu diperkirakan memiliki usia 1.000 tahun dan berasal dari ras mongoloid, tegasnya, pada Selasa (14/09).Dikatakannya, Pascal Morabito mengaku kalau tengkorak tersebut dibelinya dari salah satu museum milik seseorang di Perancis seharga 2.200 franc.Dia membantah disebut pedagang benda antik, ungkapnya.Pascal menyebutkan, benda koleksi tersebut dibawanya dari negaranya, Perancis tahun 2009 dengan menggunakan jasa kontainer. Benda tersebut tidak memiliki sertifikat hanya surat keterangan dari museum Perancis.
Kalaupun dari hasil penelitian dianggap memenuhi unsur pelanggaran, Pascal terancam dijerat undang-undang No. 5 tahun 1990 tentang tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistem, bebernya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan