Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
SAS dan Kopassus Latihan Bersama di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pasukan khusus Australia yang dikenal dengan Australian Special Air Service (SAS), direncanakan akan melakukan latihan bersama dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat. Latihan pengamanan ini berlangsung Lapangan Niti Mandala Renon dan Bandara Ngurah Rai
Demikian penjelasan Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Letkol (Arm) I Kadek Arya Atmawijaya, saat Coffe Morning dengan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik, pada Jumat (24/09).
Kerjasama ini tidak ada kaitannya dengan ancaman teroris. Program kerjasama ini sudah lama kita lakukan, bebernya.Diungkapkannya, latihan penanggulangan teror kali ini tidak melibatkan banyak anggota, karena Kopassus dan SAS merupakan pasukan khusus yang sudah terlatih.
Rencananya, latihan akan dilaksanakan di Lapangan Niti Mandala Renon dan Bandara Ngurah Rai.Latihan akan fokus pada ancaman aksi terror, termasuk pengamanan bagi tamu VVIP.Dari adegan tersebut, latihan diawali dari diterimanya informasi ancaman penyanderaan di Bandara Ngurah Rai.
Personel gabungan antara Kopasus dengan SAS kemudian diberangkatkan menuju titik ancaman menggunakan helikopter Mabes TNI AD, tuturnya.Begitu menginjakkan kakinya di lokasi teror, satuan elite tersebut langsung melakukan pengamanan menggunakan senjata yang telah disiapkan.
Seperti itulah latihannya dan detailnya ada di Penerangan Kopasus, ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan