Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Angin Ngelinus Terjang Belasan Rumah Warga
Beritabali.com, Penatih
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Angin ngelinus atau puting belung merusak belasan rumah warga di Jalan Padma Penatih Denpasar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini sempat membuat warga setempat panik.
Terjangan angin puting beliung ini terjadi pagi hari ini sekitar pukul 07.00 waktu setempat.
"Anginnya datang tiba-tiba, berputar putar kencang. Anginnya kurang lebih sebesar guwungan (sangkar ayam jantan) dan memanjang ke atas berputar-putar kencang sekali," jelas Wayan Mendri (75), salah seorang warga Jalan Padma.
Saat kejadian, Mendri memilih untuk berada di dalam kamar karena ketakutan. Dia juga meminta dua orang cucunya agar tidak keluar kamar tidur.
"Suaranya keras sekali pak, berputar-putar selama kurang lebih 15 menit. Sampah-sampah pada dibawa terbang. Semuanya takut liat angin itu," imbuh Mendri.
Terjangan angin puting beliung merusak atap belasan rumah warga. Pecahan genteng dan asbes tampak berserakan di sekitar rumah warga.
Angin puting beliung juga menumbangkan sejumlah pohon baik yang ada di halaman rumah warga maupun yang ada di pinggir jalan raya.
Pasca serangan angin puting beliung, warga setempat tampak memperbaiki atap rumah mereka yang rusak dan menyingkirkan batang pohon yang roboh. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. (dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan