Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polisi Dinilai Tebang Pilih Dan Tidak Profesional
Beritabali.com, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jajaran Polres Buleleng dalam melakukan penanganan terkait aksi di Desa Lemukih dinilai tebang pilih dan tidak professional lantaran dalam proses kasus itu hanya menetapkan para pelaku dari Kelompok Desa Adat setempat.
Pernyataan itu diungkapkan Kuasa Hukum Desa Adat Lemukih Gede Harja Astawa, Senin (8/11) dalam menyikapi penetapan 15 warga Desa lemukih sebagai tersangka aksi pembakaran dan penganiayaan serta 3 warga sebagai pelaku penghinaan terhadap polisi.
Proses penyidikan yang dilakukan di Kepolisian belum sepenuhnya mengarah atas tuduhan aksi pembakaran maupun penganiayaan terhadap klien saya, bahkan tiga warga yang telah dinyatakan sebagai tersangka saat pemeriksaan tidak didampingi oleh pengacara, demikian juga dengan keamanan pelaku di sel tahanan polisi tidak terjamin, ungkap Gede Harja Astawa.
Sebagai Kuasa Hukum Desa Adat Lemukih menegaskan, polisi harus menerapkan azas keadilan dalam proses hukum yang dilakukan, untuk saat ini polisi hanya menangkap warga dari Desa Adat Lemukih, sedangkan disisi lain Warga Desa adat juga menjadi korban aksi pembakaran.
Bukan saja para pemegang sertifikat yang mebjadi korban, tapi ada dua warga dari Desa Adat juga rumahnya dibakar, polisi harus adil dong dalam meproses kasus yang terjadi, jangan memaksakan pada satu kasus saja, tegasnya.
Disisi lain dengan penahanan para warga Desa Lemukih atas tuduhan melakukan aksi pembakaran dan penganiayaan, Gede Harja Astawa menilai terlalu dipaksanakan oleh polisi lantaran berbagai tekanan dari pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan, namun demikian Harja Astawa akan membuktikan didalam persidangan di Pengadilan Negeri Singaraja atas berbagai tudingan terhadap kliennya. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan