Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Biopori, Solusi Atasi Banjir di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masalah banjir bagi suatu daerah perkotaan merupakan suatu hal yang sulit dihindari. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi luberan air yang mengalir keluar rumah atau pekarangan adalah melalui pembuatan lubang biopori. Biopori adalah membuat lubang-lubang atau kantong penampungan air di areal perkaranga rumah sehingga air yang mengalir ke jalan dapat dikurangi.
Hal ini dikatakan Ketua Dewan Kehormatan Inkindo Pusat Drs. IB. Gede Wiyana, Kamis (13/1) ketika berkunjung ke Kantor Walikota. Menurutnya lubang biopori sangat membantu dalam menampung air sehingga tidak terjadi luberan air di jalan raya. "Jika masing-masing rumah, kantor maupun sekolah di Kota Denpasar membuat lubang biopori, saya yakin bencana banjir yang sering melanda dataran rendah di Kota Denpasar dapat diatasi," kata Wiyana.
Menurut dia kondisi saat ini hampir sebagian besar air yang mengalir ke badan jalan di Kota Denpasar berasal dari rumah-rumah atau kantor. Apalagi kebanyakan pekarangan saat ini sudah dibeton, sehingga air semua akan tumpah ke jalan. Inilah yang menyebabkan terjadi luberan air sehingga terjadi banjir.
Wiyana yang juga ketua Yayasan Dwijendra Denpasar menyarankan agar mulai sekarang kampanye pembuatan biopori lebih digalakkan. Bahkan untuk memelopori pembuatan biopori pihaknya sudah membuat lima biopori ukuran besar di areal sekolah Dwijendra.
"Kami membuat biopori yang cukup besar dengan ukuran 10x10 meter di halaman sekolah. Ini sangat membantu menampung air jika terjadi hujan, dan jika musim kemarau lubang biopori dapat berfungsi sebagai cadangan air. Minimal untuk menyiram kebun sehingga tidak harus menggunakan air PDAM untuk menyiram tanaman," katanya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan