Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
60% Petani Bali Hidup Dibawah Garis Kemiskinan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat dari sekitar 800.000 petani di Bali hampir 60 persen hidup dibawah garis kemiskinan. Para petani yang hidup dibawah garis kemiskinan ini secara rata-rata memiliki luas lahan yang sangat sempit. Ketua HKTI Bali Prof. Nyoman Suparta disela-sela Musyawarah daerah (Musda) HKTI Bali di Renon (27/1) mengatakan selain mengolah lahan yang sangat terbatas, para petani yang hidup dibawah garis kemiskinan ini juga mengalami keterbatasan dalam mengakses permodalan. Padahal bantuan permodalan yang tersedia baik dari perbankkan maupun pemerintah cukup beragam bentuknya.
"yang perlu sebenarnya pendampingan kepada mereka dan modal untuk mengelola itu semua, modal itu ada banyak tetapi belum bisa diakses oleh petani. " kata Prof. Nyoman Suparta Suparta menyebutkan data yang cukup menggelitik dari jumlah petani di Bali yaitu hamper 30 persen petani di Bali menjadikan pekerjaan bertani sebagai pekerjaan sampingan.
Kondisi ini terjadi karena bertani dianggap pekerjaan yang tidak menjanjikan, sehingga cukup banyak petani yang sambil bertani menjadi buruh bangunan atau mencari pekerjaan lainnya.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman