Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




60% Petani Bali Hidup Dibawah Garis Kemiskinan

Jumat, 28 Januari 2011, 19:55 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tercatat dari sekitar 800.000 petani di Bali hampir 60 persen hidup dibawah garis kemiskinan. Para petani yang hidup dibawah garis kemiskinan ini secara rata-rata memiliki luas lahan yang sangat sempit. Ketua HKTI Bali Prof. Nyoman Suparta disela-sela Musyawarah daerah (Musda) HKTI Bali di Renon (27/1) mengatakan selain mengolah lahan yang sangat terbatas, para petani yang hidup dibawah garis kemiskinan ini juga mengalami keterbatasan dalam mengakses permodalan. Padahal bantuan permodalan yang tersedia baik dari perbankkan maupun pemerintah cukup beragam bentuknya.

"yang perlu sebenarnya pendampingan kepada mereka dan modal untuk mengelola itu semua, modal itu ada banyak tetapi belum bisa diakses oleh petani. " kata Prof. Nyoman Suparta Suparta menyebutkan data yang cukup menggelitik dari jumlah petani di Bali yaitu hamper 30 persen petani di Bali menjadikan pekerjaan bertani sebagai pekerjaan sampingan.

Kondisi ini terjadi karena bertani dianggap pekerjaan yang tidak menjanjikan, sehingga cukup banyak petani yang sambil bertani menjadi buruh bangunan atau mencari pekerjaan lainnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami