Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Keluarga Desak Nyoman Sumiati Belum Terlacak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dari empat TKI asal Jembrana yang bekerja di Mesir, hanya keluarga Desak Nyoman Sumiati (31) saja yang belum terlacak. Pasalnya, alamat yang diperoleh Pemkab Jembrana tidak ada di wilayah Jembrana.
Keluarga Desak Nyoman Sumiati hingga saat ini belum terlacak. Pasalnya alamat Desak yang didapatkan yakni di Jalan Taman Baruna Cempaka 35 A Negara, Jembrana tidak ada di Jembrana.
"Khusus untuk Desak Nyoman Sumiati kami belum berhasil menemui keluarganya karena alamat yang tertera yakni Jalan Taman Baruna Cempaka 35 A Negara, Jembrana masih kami lacak karena sepengetahuan kami alamat tersebut tidak ada di Kabupaten Jembrana," kata Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jembrana, Dede Heryadhy, Jumat (4/2).
Menurut Dede, tempat kerja keempat TKI asal Jembrana tersebut jauh dari pusat kerusuhan. "Harapan kami mereka aman-aman saja,"katanya.
Kendati demikian, tambah Dede, pihaknya akan tetap berupaya melacak keluarga Desak Nyoman Sumiati dan terus membangun komunikasi dengan tiga keluarga TKI lainnya yang sudah terlacak.
Di tempat berbeda, Kepala Kantor Kesbang Pol Linmas Jembrana, Suherman mengaku sudah meminta bantuan para camat untuk memantau perkembangan TKI Jembrana yang bekerja di Mesir melalui berkomunikasi dengan keluarga TKI tersebut.
"Kami sudah meminta bantuan camat untuk mencari tahu setiap informasi terkait empat TKI asal Jembrana tersebut," katanya, Jumat (4/2).
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan