Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bengkel Ogoh-Ogoh Mangku Candra Panen Pesanan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang perayaan hari raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 5 Maret Mendatang, masyarakat Bali mulai menyiapkan patung ogoh-ogoh yang akan diarak sehari sebelum perayaan Nyepi. Kondisi ini mendatangkan rejeki tersendiri bagi para pengrajin ogoh-ogoh karena mereka kebanjiran pesanan baik dari Bali maupun luar Bali.
Salah satu tempat membuat ogoh-ogoh yang panen pesanan adalah milik Mangku Wayan Candra di jalan Sesetan Denpasar. Sejak dua bulan terakhir, bengkel kerja pembuatan ogoh-ogoh miliknya sudah kebanjiran pesanan ogoh-ogoh untuk menyambut hari raya Nyepi 5 Maret mendatang.
Ogoh-ogoh atau patung besar tiga dimensi yang dibuat di tempat ini mempunyai bermacam ukuran mulai berukuran tinggi 1 meter hingga 5 meter. Bentuknya pun beragam mulai tokoh pewayangan, raksasa, macan, maupun sosok bhuta kala.Dengan dibantu puluhan karyawannya yang sudah berpengalaman di bidangnya, setiap ogoh-ogoh dapat dikerjakan antara 1 hari hingga 1 minggu tergantung besar kecilnya ukuran serta tingkat kesulitan bentuk dan kreasi ogoh-ogoh yang dipesan.
"Ogoh-ogoh merupakan karya seni yang berbentuk patung tiga dimensi yang dapat di pindah-pindahkan atau ditarikan secara ogah-ogah atau di goyang-goyangkan. Ogoh-ogoh kebanyakan dibuat dalam bentuk menyeramkan sebagai makna sebuah refleksi dari sifat-sifat negatif manusia seperti keserakahan, ketamakan, dan keangkaramurkaan agar tidak mengganggu manusia dan alam semesta," jelas Mangku Wayan Candra(12/2/2011).
Menjelang hari raya Nyepi tempat pembuatan ogoh-ogoh milik Mangku Wayan Candra sudah menerima ratusan pesanan ogoh-ogoh, baik yang sudah jadi (utuh) maupun hanya bagian kepala hingga topeng ogoh-ogoh saja. Banyaknya pesanan membuat Mangku Candra terpaksa harus menolak beberapa pesanan yang datang dari seluruh Bali dan beberapa kota di wilayah Jawa.
Satu ogoh-ogoh kreasi Mangku Wayan Candra dijual antara Rp 500 ribu hingga Rp 15 juta tergantung besar kecilnya ukuran dan bentuk kreasi ogoh-ogoh yang dipesan.Ogoh-ogoh diarak pada saat malam Pengerupukan atau satu hari menjelang hari raya Nyepi. Nantinya ogoh-ogoh akan diarak oleh masyarakat Hindu Bali di setiap ruas jalan sebagai simbol untuk menetralisir pengaruh jahat di muka bumi ini.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan