Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bengkel Ogoh-Ogoh Mangku Candra Panen Pesanan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang perayaan hari raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 5 Maret Mendatang, masyarakat Bali mulai menyiapkan patung ogoh-ogoh yang akan diarak sehari sebelum perayaan Nyepi. Kondisi ini mendatangkan rejeki tersendiri bagi para pengrajin ogoh-ogoh karena mereka kebanjiran pesanan baik dari Bali maupun luar Bali.
Salah satu tempat membuat ogoh-ogoh yang panen pesanan adalah milik Mangku Wayan Candra di jalan Sesetan Denpasar. Sejak dua bulan terakhir, bengkel kerja pembuatan ogoh-ogoh miliknya sudah kebanjiran pesanan ogoh-ogoh untuk menyambut hari raya Nyepi 5 Maret mendatang.
Ogoh-ogoh atau patung besar tiga dimensi yang dibuat di tempat ini mempunyai bermacam ukuran mulai berukuran tinggi 1 meter hingga 5 meter. Bentuknya pun beragam mulai tokoh pewayangan, raksasa, macan, maupun sosok bhuta kala.Dengan dibantu puluhan karyawannya yang sudah berpengalaman di bidangnya, setiap ogoh-ogoh dapat dikerjakan antara 1 hari hingga 1 minggu tergantung besar kecilnya ukuran serta tingkat kesulitan bentuk dan kreasi ogoh-ogoh yang dipesan.
"Ogoh-ogoh merupakan karya seni yang berbentuk patung tiga dimensi yang dapat di pindah-pindahkan atau ditarikan secara ogah-ogah atau di goyang-goyangkan. Ogoh-ogoh kebanyakan dibuat dalam bentuk menyeramkan sebagai makna sebuah refleksi dari sifat-sifat negatif manusia seperti keserakahan, ketamakan, dan keangkaramurkaan agar tidak mengganggu manusia dan alam semesta," jelas Mangku Wayan Candra(12/2/2011).
Menjelang hari raya Nyepi tempat pembuatan ogoh-ogoh milik Mangku Wayan Candra sudah menerima ratusan pesanan ogoh-ogoh, baik yang sudah jadi (utuh) maupun hanya bagian kepala hingga topeng ogoh-ogoh saja. Banyaknya pesanan membuat Mangku Candra terpaksa harus menolak beberapa pesanan yang datang dari seluruh Bali dan beberapa kota di wilayah Jawa.
Satu ogoh-ogoh kreasi Mangku Wayan Candra dijual antara Rp 500 ribu hingga Rp 15 juta tergantung besar kecilnya ukuran dan bentuk kreasi ogoh-ogoh yang dipesan.Ogoh-ogoh diarak pada saat malam Pengerupukan atau satu hari menjelang hari raya Nyepi. Nantinya ogoh-ogoh akan diarak oleh masyarakat Hindu Bali di setiap ruas jalan sebagai simbol untuk menetralisir pengaruh jahat di muka bumi ini.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan