Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
PLN Bali Diminta Terbitkan Jadwal Pemadaman
BERITABALI.COM, DENPASAR.
PLN Distribusi Bali diminta untuk mengumumkan jadwal pemadaman menyusul perbaikan beberapa pembangkit listrik di Bali. Perhimpunan Hotel dan restauran Indonesia (PHRI) Bali menilai kebijakan PLN yang melakukan pemadaman tanpa disertai dengan penerbitan jadwal pemadaman sangat merugikan industri perhotelan.
[pilihan-redaksi]
Sekretaris PHRI Bali Ferry Markus saat ditemui Beritabali.com di Renon, Kamis (24/3) menyatakan ketiadaan jadwal pemadaman menyebabkan hotel tidak bisa melakukan antisipasi. Termasuk antisipasi penyiapan dan penyewaan genset.
"Otomatis genset harus hidup, dengan genset hidup kan ada pengeluaran tambahan untuk bahan bakar dan lain sebagainnya, kemudian kalau kita bicara restauran atau hotel kecil yang tidak punya genset pasti mereka yang pertama menyewa, karena tidak ada kepastian dan menyewa per delapan jam itu kan sudah sekian juta, kalau memang pasti padam gak masalah, tetapi kalau disewa dan tidak dipakai ini kerugian," ucap Ferry Markus.
Ferry Markus berharap PLN memberikan jadwal pemadaman secara rutin kepada hotel-hotel di Bali. Sebelumnya General Manager PLN Distribusi Bali, Dadan Koerniadipoera mengumumkan adanya bahwa PLN distribusi Bali mengalami loss atau kehilangan daya listrik mencapai 188 megawatt. Akibatnya Bali terancam mengalami pemadaman bergilir.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan