Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kuta Korban Sampah Produk Luar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bupati Badung Anak Agung Gede Agung menyatakan, sampah yang memenuhi Pantai Kuta dan sempat menjadi sorotan media asing bukan merupakan sampah produk lokal. Berbagai jenis sampah yang terdampar di Kuta merupakan sampah kiriman dari luar Bali.
[pilihan-redaksi]
"Bisa saya sampaikan disini bahwa sampah-sampah yang memenuhi Pantai Kuta ini merupakan sampah kiriman dari luar Bali. Sampah ini bukan produk lokal, datangnya dari luar Kuta semua. Kuta hanya jadi korban," kata Gede Agung di Kuta (14/4/2011).
Lebih lanjut Agung menjelaskan, sampah yang terdampar di Pantai Kuta selama ini antara lain kayu gelondongan, batang kelapa, dan aneka jenis sampah lainnya.
"Seperti kita ketahui di Bali tidak ada hutan, tapi sampah yang datang ke Kuta bentuknya kayu gelondongan. Juga banyak sampah plastik yang tentu tidak berasal dari Kuta," ujarnya.
Selain memaksimalkan kerja unit gerak cepat pembersih sampah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung di Pantai Kuta, Gede Agung juga menyatakan akan mencari cara agar sampah kiriman dari luar tidak bisa sampai di Kuta.
"Saya sedang mencari cara, termasuk dengan penerapan tehnologi agar sampah kiriman tidak sampai di Kuta. Tapi kita juga berharap kepada masyarakat Indonesia di luar Bali agar tidak membuang sampah sembarangan ke laut dan akhirnya Kuta yang jadi korban," tegasnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan