Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tugas Seorang Anggota Penyelamat Pantai
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Setelah menjadi seorang anggota penyelamat pantai, setiap pukul 6.00 pagi anggota Balawista yang bertugas sudah harus berada di pos jaga. Pekerjaan diawali dengan memasang bendera di tiap titik pantai yang aman untuk berenang.
Jika aman dipasang bendera kuning, kalau tidak aman dipasang bendera merah atau gambar tengkorak. Seperti awal Januari, saat gelombang tinggi, bendera merah sering dipasang. Anggota Balawista melakukan pengawasan ketat, karena sering ada wisatawan yang memaksa berenang.
"Setelah itu semua dikerjakan, pukul 7.00 pagi anggota Balawista yang betugas sudah mulai berjaga, menyiapkan pelampung, jet ski, dan peralatan pengamanan lain," ujar pendiri Balawista, Gde Berata.
Setiap pos diisi tujuh orang anggota yang dibagi dalam dua bagian atau waktu kerja. Kelompok pertama bertugas mulai pukul 7.00 pagi sampai pukul 12.00 siang. Sementara kelompok kedua sampai pukul 19.00 malam.
"Setiap hari Jumat, semua anggota diwajibkan berkumpul di pos utama, kecuali satu petugas yang berjaga di pos masing-masing. Kegiatan kumpul setiap hari Jumat ini biasanya diisi arahan, diskusi, serta pemberian pengetahuan terkait penyelamatan pantai," katanya.
Badan Penyelamat Wisata Tirta yang disingkat Balawista ini berdiri sejak tahun 1972 yang digagas oleh I Gde Berata bersama kawan-kawan atas bimbingan serta saran dari Mr. Kevin Weldon dari World Life Saving Australia.
Foto : Penyelamat Pantai Kuta tempo dulu. Koleksi pribadi Gde Berata.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3773 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1715 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang