Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tangani Limbah Merkuri, Pemkot Gandeng 7 RS
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk mengatasi bahaya limbah merkuri ini Pemerintah Kota Denpasar menggandeng 7 Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta melalui penandatanganan MoU (Momorandum of Understanding) Senin(13/6) di ruang Praja Madya Kantor Walikota.
Penandatanganan MoU antara Pemkot Denpasar denga Rumah Sakit diprakarsai oleh LSM Balifokus.
Penandatanganan MoU dari pihak Pemkot Denpasar diwakili oleh Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dengan RS Sanglah, RS Wangaya, RSAD Udayana, RS Bhayangkara, RS Puri Bunda, RS Puri Raharja, dan RS Bali Royal Hospital.
Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara ditemui usai Penandatanganan MoU mengatakan MoU yang telah ditandatangani harus dilaksanakan secara konsisten.
Hal ini untuk mengatasi masalah limbah merkuri dan pengelolaan limbah medis secara berkelanjutan, mengingat sektor kesehatan merupakan garis depan perlindungan kesehatan masyarakat.
"Pemerintah mengharapkan agar sektor kesehatan dalam hal ini adalah Rumah Sakit dapat melaksanakan rencana aksi pengurangan penggunaan merkuri pada peralatan medis secara bertahap beserta dengan pengelolaan limbah," ujarnya.
Limbah merkuri yang merupakan hasil penggunaan peralatan medis merupakan bahan yang berbahaya serta membawa dampak yang buruk bagi kesehatan dan lingkungan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan