Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Perdagangan Penyu Makin Rapi dan Terorganisir
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Perdagangan satwa penyu di Bali kini semakin rapi dan terorganisir, walaupun beberapa kasus perdagangan penyu di Bali dalam satu tahun terakhir telah berhasil digagalkan. Lembaga pemerhari satwa ProFauna Indonesia menduga perdagangan penyu di Bali kini semakin tertutup dan berlangsung dalam lingkaran kecil.
Ketua ProFauna Indonesia Rosek Nursahid saat ditemui di Kuta, Sabtu (2/7) mengakui sulitnya mendeteksi perdagangan satwa penyu lebih pada adanya perubahan pola perdagangan. Dimana jika sebelumnya perdagangan penyu dilakukan secara utuh, namun kini perdagangan penyu cendrung dalam bentuk daging.
“Sebetulnya sekarang terjadi dalam lingkaran lebih kecil dan tertutup, penyelundupan penyu ke Bali yang sekarang tidak dalam bentuk utuh, sudah dipotong-potong dan dicampur dengan daging ikan diatasnya,” kata Rosek Nursahid. Rosek Nursahid menyebutkan dari catatan ProFauna, dalam dua tahun terakhir jumlah perdagangan penyu yang terungkap di Bali mencapai 1000 ekor. Dimana penyu-penyu yang diperdagangkan di Bali sebagian besar di datangkan dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan NTT dan NTB.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3273 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 760 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 698 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman