Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wajib Jual 100 Ribu Copy Album atau Siapkan Rp 1 Milyar
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perjuangan artis dalam hal ini penyanyi atau grup musik Bali untuk bisa eksis di pentas panggung hiburan nasional cukup berat. Selain wajib mempunyai kualitas yang baik serta didukung manajemen profesional, juga masih ada syarat lainnya.
"Untuk bisa go nasional, artis, penyanyi, atau grup musik berbahasa Bali atau yang dari Bali, setidaknya harus bisa menjual 100 ribu copy albumnya yang original sehingga bisa mendapat uang sebesar Rp 1 milyar. Jika sudah memegang uang minimal Rp 1 milyar, baru bisa berjuang maksimal di ibukota Jakarta," kata penyanyi Bali Nanoe Biroe belum lama ini.
Nanoe punya alasan tersendiri mengapa seorang artis Bali harus bermodal setidaknya Rp 1 milyar untuk berjuang di ibukota agar bisa go nasional.
"Kalau memang mau go nasional harus mantap, harus mantap dulu di Bali. Jangan sok-sok an mau go nasional, mesti realistis," ujar Nanoe.
Menurut Nanoe, besarnya dana yang harus dipersiapkan seorang artis atau penyanyi Bali untuk go nasional di Jakarta antara lain untuk biaya menginap di hotel yang layak, makan dan transportasi layak selama di Jakarta, hingga untuk membayar biaya promo jika ingin tampil di suatu acara membawakan musik Bali.
"Di salah satu acara musik TV nasional di Jakarta, saya dengar seorang artis atau grup musik dari daerah luar Jakarta harus membayar hingga Rp 80 juta agar bisa tampil. Itu baru di satu acara, belum lagi jika harus tampil di acara lainnya. Jadi untuk bisa go nasional memang dibutuhkan kualitas yang baik, manajemen profesional, dan dukungan modal finansial yang kuat," kata Nanoe Biroe belum lama ini.
Sebelumnya, Ketua Persatuan Artis, Musisi, Pencipta dan Insan Musik (Pramusti) Bali I Gusti Ngurah Murthana menyatakan, hingga kini pihaknya terus mengupayakan peningkatan kualitas anggotanya. Ini dilakukan agar para anggota Pramusti Bali bisa tetap eksis di bidangnya serta bisa bersaing hingga ke tingkat nasional.
"Salah satu program utama yang kami lakukan di Pramusti Bali saat ini adalah meningkatkan kualitas para anggota Pramusti Bali, baik itu dalam hal berkarya maupun dalam hal performance atau penampilan agar artis Bali tidak dicap 'dese' atau kampungan," kata pria yang akrab dipanggil Rahman.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan