Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Arus Mudik di Ubung Mulai Melonjak
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Empat hari menjelang hari raya Idul Fitri, arus penumpang di terminal Ubung Denpasar mulai mengalami lonjakan. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik ini, pihak Organda Bali menyiapkan ratusan bus pariwisata sebagai bus cadangan.
Dari pantauan di Terminal Ubung Jumat sore, lonjakan arus penumpang sudah tampak meningkat dibanding hari sebelumnya. Ribuan penumpang berbagai jurusan di Pulau Jawa tampak memenuhi terminal keberangkatan Ubung.
Ribuan penumpang yang mudik lewat Terminal Ubung Denpasar ini merupakan penumpang dengan berbagai tujuan seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur. Mayoritas penumpang yang berangkat dari terminal ubung ini tujuan berbagai kota di Jawa Timur.
"Jumlah pemudik yang berangkat pada h minus empat Lebaran ini sudah mencapai 4700 orang lebih yang diangkut 118 bus. Kita juga menyiapkan 900 buah bus cadangan yang diambil dari angkutan pariwisata," jelas Edy Dharma Putra, Ketua DPD Organda Bali.
Selama arus mudik di terminal Ubung, pengelola terminal menyediakan hiburan musik dangdut untuk para penumpang yang akan berangkat. Selain itu juga disediakan pos pemeriksaan kesehatan baik untuk penumpang maupun terhadap supir bus angkutan mudik.
Puncak arus mudik di Terminal Ubung diperkirakan akan terjadi pada H minus tiga dan H minus dua jelang Lebaran.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan