Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Petugas Pos KTP Gilimanuk Pulangkan Puluhan Pendatang
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kepadatan arus balik pada H+3 setelah lebaran di pelabuhan Gilimanuk sudah mulai ada peningkatan. Meski pemeriksaan KTP diperketat namun ada saja warga yang masuk ke Bali yang tidak membawa kartu identitas serta berupaya untuk mengelabui petugas pemeriksa KTP.
” Dari tadi malam hingga siang tadi tercatat petugas kami sudah memulangkan puluhan penduduk pendatang yang akan masuk Bali tidak memilik kartu identias,”jelas Kadis Kependudukan Kabupaten Jembrana I Ketut Wiaspada (3/9/2011).
Mereka yang dipulangkan kebanyakan membawa KTP yang telah mati atau tidak berlaku lagi dan juga tidak membawa kartu identias sama sekali.
Dari Jumat (2/9) malam petugas pos KTP sudah memulangkan 30 warga pendatang ke daerah asalnya masing-masing.
Ketut juga menambahkan, untuk mempersempit ruang lolos di pos pemeriksaan KTP, pihaknya telah berkordinasi dengan pihak terkait seperti ASDP Gilimanuk agar mensosialisasikan kepada para pengguna jasa penyeberangan untuk melangkapi kartu identitas jika masuk ke Bali. Selain itu tukang ojek juga diharapakan untuk tidak membantu meloloskan warga pendatang yang tidak membawa KTP dari pemeriksaan petugas.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun