Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Hari ke 3, Tim SAR Kerahkan 7 Kapal Besar
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Upaya pencarian 13 korban kapal Sri Murah Rejeki yang tenggelam di wilayah perairan Nusa Lembongan, hari ini (23/9/2011) dilanjutkan. Pencarian korban hari ini didukung 7 buah kapal laut ukuran besar serta helikopter SAR.
“Ada 7 kapal besar yang ikut dalam pencarian, Mabes Polri juga ikut kerahkan kapalnya dalam proses pencarian ini. Area pencarian juga diperluas satu dari sebelumnya yang hanya 4 mil dari lokasi kejadian,” jelas Kepala Kantor SAR Denpasar, Ketut Parwa (23/9/2011).
Pada pencarian hari kedua kemarin, Tim SAR belum berhasil menemukan 13 korban yang masih hilang.
“Meski sudah mengerahkan tenaga maksimal, namun pada hari kedua pencarian kita tidak berhasil menemukan obyek (korban). Biasanya dalam kasus seperti ini, paling cepat korban akan muncul 2 hingga 3 hari pasca kejadian. Mudah-mudahan pada hari ketiga bisa muncul dan dievakuasi seluruhnya,” kata Parwa.
Wilayah pencarian pada hari ke-3 ini akan dibagi dalam beberapa area pencarian sesuai dengan jumlah armada yang ada.
“KRI dari Armatim Surabaya juga akan melakukan penyisiran mulai Nusa Penida hingga Benoa,” ujarnya.
Hingga saat ini total penumpang yang menjadi korban musibah tenggelamnya kapal motor Sri Murah Rejeki sebanyak 35 orang termasuk awak kapal. 11 korban tewas sudah berhasil ditemukan, 11 korban selamat, dan 13 orang korban masih dicari. Operasi pencarian akan dilakukan sampai batas pencarian yakni selama 7 hari.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan