Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
33 Desa di Buleleng Masuk Kategori Miskin
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat 33 desa di kabupaten Buleleng masuk dalam kategori desa miskin. Jumlah ini menjadikan Buleleng sebagai kabupaten dengan jumlah desa miskin terbanyak di Bali, dimana di Bali tercatat 82 desa masuk dalam kategori miskin karena jumlah rumah tangga miskinnya lebih dari 35 persen.
Wakil Bupati Buleleng Made Arga Pinatih ketika ditemui Beritabali.com di Renon, Jumat (10/2) menyatakan secara keseluruhan dari 33 desa miskin tersebut tercatat 45 ribu rumah tangga miskin. Para keluarga rumah tangga miskin tersebut selama ini hanya mengandalkan penghidupan dari mata pencaharian sebagai petani.
“Jadi, pertanian inilah yang sebenarnya harus ditingkatkan, oleh karena itu program Buleleng sekarang membangun bendungan Titab untuk irigasi pengairan masyarakat di Buleleng, baru satu, sedangkan kalau luas buleleng kita ambil panjangnya itu 148 kilometer, lari itu dari Timur ke Barat, dan luasnya itu 24, 51 persen dari luas pulau Bali,” tegas Made Arga Pinatih.
Pinatih mengakui selama ini secara rata-rata pemkab Buleleng hanya mampu melakukan pengentasan kemiskinan terhadap 3700 rumah tangga miskin pertahun. Diperirakan Buleleng memerlukan waktu hingga 19 tahun untuk melakukan pengentasan kemiskinan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1982 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun