Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
'Leak Masa Kini' Laris Dipesan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang hari raya Nyepi, pengrajin atau pembuat patung ogoh-ogoh banjir pesanan. Salah satu bentuk ogoh-ogoh yang banyak dipesan adalah ogoh-ogoh leak masa kini. Hal ini disampaikan pembuat ogoh-ogoh asal Desa Sesetan Denpasar, Jero Mangku Candra.
"Menjelang Nyepi saya kewalahan terima pesanan. Satu hari saya bisa buat 5 ogoh-ogoh berbagai bentuk. Kalau satu bulannya saya bisa buat ogoh-ogoh 100 buah," kata Jero Mangku Wayan Candra, belum lama ini. Rata-rata ogoh-ogoh yang dibuat Mangku Candra berbentuk menyeramkan dengan tinggi satu hingga lima meter.
"Sekarang ini yang banyak dipesan ogoh-ogoh leak masa kini atau leak modern, begitu orang menyebutnya,"ujar Candra. Untuk satu buah ogoh-ogoh, Mangku Candra mematok harga Rp 500 ribu hingga Rp 12 juta sesuai bentuk dan ukuran ogoh-ogoh yang dipesan. "Bagi saya yang terpenting orang senang bisa punya ogoh-ogoh, harga nomor sekian, berapa punya uang, segitu saya buatkan," ujarnya.
Ogoh ogoh 'made in' bengkel Gases milik Mangku Candra tak hanya dibeli warga dari beberapa wilayah di Bali. Mangku Candra yang dibantu 50 pekerja juga sudah mengirim ogoh-ogoh ke beberapa daerah di Indonesia seperti Bekasi, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Lombok, dan daerah lainnya di Indonesia. Bahkan Mangku Candra juga sudah mengirim satu buah ogoh-ogoh ke Eropa, tepatnya ke negeri Belgia.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan