Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
'Leak Masa Kini' Laris Dipesan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang hari raya Nyepi, pengrajin atau pembuat patung ogoh-ogoh banjir pesanan. Salah satu bentuk ogoh-ogoh yang banyak dipesan adalah ogoh-ogoh leak masa kini. Hal ini disampaikan pembuat ogoh-ogoh asal Desa Sesetan Denpasar, Jero Mangku Candra.
"Menjelang Nyepi saya kewalahan terima pesanan. Satu hari saya bisa buat 5 ogoh-ogoh berbagai bentuk. Kalau satu bulannya saya bisa buat ogoh-ogoh 100 buah," kata Jero Mangku Wayan Candra, belum lama ini. Rata-rata ogoh-ogoh yang dibuat Mangku Candra berbentuk menyeramkan dengan tinggi satu hingga lima meter.
"Sekarang ini yang banyak dipesan ogoh-ogoh leak masa kini atau leak modern, begitu orang menyebutnya,"ujar Candra. Untuk satu buah ogoh-ogoh, Mangku Candra mematok harga Rp 500 ribu hingga Rp 12 juta sesuai bentuk dan ukuran ogoh-ogoh yang dipesan. "Bagi saya yang terpenting orang senang bisa punya ogoh-ogoh, harga nomor sekian, berapa punya uang, segitu saya buatkan," ujarnya.
Ogoh ogoh 'made in' bengkel Gases milik Mangku Candra tak hanya dibeli warga dari beberapa wilayah di Bali. Mangku Candra yang dibantu 50 pekerja juga sudah mengirim ogoh-ogoh ke beberapa daerah di Indonesia seperti Bekasi, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Lombok, dan daerah lainnya di Indonesia. Bahkan Mangku Candra juga sudah mengirim satu buah ogoh-ogoh ke Eropa, tepatnya ke negeri Belgia.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan