Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Perokok Anak di Indonesia Mencapai 239.000 Orang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Indonesia saat ini disebut-sebut sebagai negara 'baby smoker' atau negara dengan perokok anak pertama di dunia. Hal ini dibuktikan dengan data Komnas Perlindungan Anak yang mencatat selama 2008 hingga tahun ini jumlah perokok anak di bawah 10 tahun mencapai 239.000 orang.
Data terbaru yaitu ditemukanya seorang anak bernama Aldi Suganda di Sumatera Selatan yang telah merokok sejak umur 11 bulan. Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyatakan meningkatnya perokok anak di Indonesia salah satunya akibat maraknya promosi iklan rokok yang tidak terkendali.
Apalagi promosi iklan rokok selama ini sasaranya lebih fokus pada perokok pemula, sehingga tidak jarang perokok anak di Indonesia menghabiskan 40 batang rokok per hari.
“Makanya kita selama ini sangat heran karena media nasional kita tidak mengkover karena banyak sponsor dari situ, tetapi media internasional kita sudah di klaim sebagai negara 'baby smoker' di Indonesia “ papar Arist Merdeka Sirait, di Denpasar, hari ini.
Arist Merdeka Sirait menyebutkan khusus untuk jumlah perokok anak dengan kategori umur 10 hingga 14 tahun mencapai 1,2 juta orang. Arist menambahkan yang cukup mengejutkan adalah perokok anak di Indonesia justru bukan berasal dari daerah-daerah pusat industri rokok.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan