Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pembangunan RS Pendidikan UNUD Sesuai Prosedur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rektor Universitas Udayana (UNUD) Bali Prof I Made Baktha menyatakan bahwa seluruh proses pembangunan rumah sakit pendidikan Unud telah sesuai prosedur normal. Dimana pada tahun 2010 UNUD mendapatkan bantuan dana pembangunan sebesar Rp. 70 Miliar dari APBN dan Rp. 30 miliar dari APBNP.
Baktha mengungkapkan dalam proses pembangunan rumah sakit pendidikan, UNUD hanya bertugas melakukan penyelenggaraan tender, dengan nilai tender yang di sepakati terakhir sebesar Rp. 96 miliar.
Namun Baktha mengakui tidak mengetahui jika terdapat permainan dalam keuangan karena tidak pernah menyentuh langsung dana yang diberikan pemerintah pusat tersebut.
“Urusan diambil orang-orang DPR kita tidak tahu, bukan urusan kita, kita sudah diperiksa BPK dan sebagainya, kan sudah tidak ada masalah, kalau tendernya ya kita melakukan disini dan disetujui oleh pusat, uangnya itu pasti ke kas negara tidak pernah kita sentuh, itu proses normal, kemungkinan permainanya itu antara pemborongnya dengan orang-orang DPR itu,” jelas Prof I Made Baktha.
Baktha juga mengakui tidak mengetahui secara pasti keterkaitan dana yang diterima, apakah terkait kasus korupsi yang melibatkan Nazarudin atau Mindo Rosalina Manulang.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan