Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
BSNP Revisi Standar Pendidikan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan standarisasi nasional pendidikan (BNSP) merencanakan untuk melakukan revisi terhadap standar pendidikan baik dari tingkat SD, SMP hingga tingkat SMU. Proses revisi standar pendidikan kini memasuki proses validasi data lapangan terhadap 8 standar pendidikan nasional.
Staf Ahli BSNP Prof. Dr. Nyoman Dantes menyatakan poin pokok yang akan direvisi dari standar pendidikan salah satunya adalah standar kompetensi dan kompetensi dasar (SKKT) setiap mata pelajaran. Poin utama yang akan direvisi adalah jumlah siswa dalam satu kelas atau daya tamping kelas yang selama ini banyak dilanggar di sekolah.
“umpama jumlah sati rombel , di SD ditetapkan 28 siswa, tetapi hampir di semua daerah itu melanggar sehingga satu orang guru dihadapkan dengan 40 orang anak , itu efektivitas pembelajaran akan turun, lalu di SMP /SMA itu maksimal 32 siswa , itu sampai 40 siswa atau 50 siswa satu orang guru “ papar Prof. Dr. Nyoman Dantes.
Nyoman Dantes menyebutkan revisi juga akan dilakukan pada ketersediaan sarana dan prasarana, sebab pemerintah mewajibkan guru melek IT dengan memberikan bantuan computer jinjing, tetapi tidak ada ketersediaan listrik terutama di daerah pedalaman dan perbatasan. Menurut rencana revisi terhadap standar pendidikan ditargetkan telah selesai pada 2013 mendatang.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan