Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sanur Miliki Karakteristik, Tak Perlu Ikuti Pasar
sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kawasan wisata Sanur perlu menjadi pioner untuk mengembangkan kawasan pariwisata sesuai dengan karakteristik masyarakatnya dan bukan mengikuti keinginan pasar.
Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata I Gede Ardika mengatakan hal tersebut saat memberi sambutan dalam pembukaan Sanur Village Festival VII/2012, Rabu (26/9) malam. Dia juga berharap Sanur yang solid menjaga seni budaya dan warisan leluhur mampu menyongsong masa depan dan tak perlu gamang di persimpangan jalan.
Menurut Ardika desa di pinggir pantai ini telah terbukti mempertahankan jati diri dan nilai-nilai budaya yang dijiwai agama Hindu dalam menjalankan aktivitas kemasyarakatan termasuk industri pariwisatanya. Selain itu, Ardika mengingatkan agar semua pihak berani mengingatkan pelaku usaha pariwisata untuk menjaga spirit Bali. Kata Ardika pengusaha jangan hanya berbisnis di Bali tetapi juga berbuat yang terbaik untuk Bali.
Dia juga memuji Sanur Village Festival yang merupakan kegiatan mandiri untuk mempromosikan kawasan ini dengan menyajikan keungggulan seni budaya setempat. "Kegiatan pelestarian kebudayaan seperti ini hendaknya menjadi bagian aktivitas pariwisata, sehingga terjaga kesinambungannya," kata Ardika.
Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gede Sidharta Putra, yang akrab disapa Gusde, mengatakan saat ini Sanur memang sedang berada di persimpangan jalan. Di satu sisi pariwisata harus berkembang dan di simpang lainnya Sanur harus tetap mempertahankan jati dirinya sebagai pengempu kebudayaan serta harmoni tatanan kehidupan yang telah diwariskan leluhur. "Sanur sangat welcome terhadap investor, namun mereka juga harus memahami upaya yang telah dilakukan warga untuk menjaga kelestarian Desa Sanur," kata Gusde.
Gusde berharap semua pihak ikut menjaga lingkungan Sanur agar tetap kondusif sebagai destinasi wisatawan berkualitas. Dia juga meminta pemerintah memberikan proteksi kepada Sanur agar pengembangan properti tetap memperhatikan ramah lingkungan dan tidak mengarah kepada fasilitas pariwisata massal (mass tourism).
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan