Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Ormas Bali Tuntut Kapolda Lampung Dicopot
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ormas pemuda Bali meminta agar Kapolda, Kapolres dan Kapolsek di wilayah rusuh Lampung agar dicopot dari jabatannya. Aparat keamanan di Lampung dinilai gagal menjaga keamanan warga termasuk warga Bali yang menjadi korban kerusuhan.
Tuntutan ini disampaikan Ketua Pemuda Bali Bersatu, Gede Ngurah Putra. Ia meminta agar Kapolda, Kapolres dan Kapolsek di wilayah rusuh Lampung agar dicopot dari jabatannya. "Copot Kapolda, Kapolres dan Kapolsek di wilayah itu," ujarnya di Gedung DPRD Bali, Rabu (31/10/2012). Hal lain yang didesak ribuan pemuda berbadan kekar itu adalah penghentian sementara pengiriman transmigran ke luar Bali.
"Kami mendesak moratorium transmigrasi. Kami juga meminta perketat masuknya pendatang ke Bali. Ini kondisi ironis di tengah kondisi pariwisata Bali yang luar biasa, semakin banyak pendatang yang mencari penghidupan di sini. Sementara orang Bali sendiri malah mencari penghasilan di daerah lain," pekik Gede Ngurah Putra.
Ormas pemuda di Bali hari ini menggelar aksi unjuk rasa menyikapi rusuh Lampung. Mereka merupakan gabungan Pemuda Bali Bersatu (PBB), Baladika dan Jala Satria Muda. Ribuan pemuda itu menyatakan siap mengirim bala bantuan anggotanya jika pemerintah dan aparat keamanan tak bertindak tegas menyikapi rusuh Lampung.
" Aparat keamanan harus bertindak tegas menyikapi rusuh Lampung yang telah menelan 10 korban jiwa. Jika pemerintah tidak melakukan pencegahan dan segera menyelesaikan masalah itu, kami siap mengirim pasukan ke sana," ancam Ketua Litbang Ormas Baladika, Komang Loto. Perwakilan para pemuda itu kemudian diterima Ketua DPRD Bali, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi. Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi meminta agar massa tak bertindak anarkis menyikapi persoalan ini. "Jangan mengirim pasukan. Yang dibutuhkan masyarakat kita di sana adalah kebutuhan harian mereka seperti makanan, pakaian dan lainnya," tegasnya.
" Kalau itu yang dilakukan (pengiriman massa ke Lampung), maka akan terjadi konflik baru. Sementara sebagian besar msyarakat Bali tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Jumlahnya mencapai 7 Juta orang," tambah pria yang akrab dipanggil Cok Rat.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan