Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemprov Siapkan Rp. 9 M Bagi Penanggulangan Rabies
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali menyiapkan dana mencapai Rp. 9 miliar bagi pendanaan penanggulangan rabies. Dana tersebut bersumber dari APBD Bali dan bantuan pendanaan dari APBN. Alokasi dana penanggulangan rabies pada tahun ini lebih rendah dari tahun lalu yang jumlahnya mencapai Rp. 13 miliar.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali Putu Sumantra dalam keteranganya di Denpasar (5/1/2012) mengungkapkan alokasi dana yang ada nantinya akan diprioritaskan bagi pelaksanaan vaksinasi anjing masal tahap keempat. Hal ini untuk meningkatkan sistem kekebalan pada anjing dan memperluas cakupan vaksinasi, sebab hingga kini masih ada anjing liar yang belum tervaksinasi.
“anjing-anjing yang berkeliaran, kan masih banyak masyarakat yang membuang anjing, yang dihutan-hutan itu, itu yang kita khawatir, ya kita harapkan dia turun karena kita tidak bisa mencari kesana “ ujar Putu Sumantra
Putu Sumantra mengatakan hingga Desember 2012, Bali belum bebas kasus rabies, sebab pada Desember lalu masih ditemukan kasus rabies pada anjing. Dimana selama Desember 2012 terdapat 5 Kasus rabies pada anjing di Kabupaten Bangli dan satu kasus di Kabupaten Jembrana.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2486 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1941 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun