Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
DPRD Minta Underpass Bergelombang Segera Diperbaiki
badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Anggota Komisi III DPRD Bali meminta agar proyek jalan underpass atau bawah tanah Dewa Ruci Kuta yang dikeluhkan masyarakat bergelombang agar segera diperbaiki.
"Apa yang dikeluhkan masyarakat ini harus segera ditindaklanjuti. Baru uji coba jalan tersebut sudah dikeluhkan warga karena kurang bagus pengerjaannya. Ini harus disikapi segera. Bila memang kualitas pembangunannya tidak bagus dan bergelombang, pelaksana proyek harus membongkar dan memperbaikinya," kata Anggota Komisi III DPRD Bali Ketut Andi Mahayasa, di Denpasar, Rabu (29/5/2013).
Keluhan masyarakat seperti pengecoran beton jalan yang dirasakan tidak merata atau bergelombang, kata Andi, tidak boleh diabaikan. Apalagi pembangunan jalan underpass ini memakai uang rakyat senilai seratus milyar rupiah lebih.
"Di samping memperbaiki jalan yang bergelombang, pelaksana proyek jalan bawah tanah tersebut juga harus menyediakan ruang untuk pengaman jalan kaki yang lebarnya lebih kurang 50 centimeter di terowongan tersebut. Jadi saat keadaan darurat, seperti saat banjir maupun kendaraan mogok, pengendara bisa melewati jalan tersebut dengan aman." ujar politikus asal Kabupaten Buleleng itu.
Selain itu, pihak pelaksana proyek juga diminta melengkapi underpass dengan fasilitas tangga darurat.
"Ketika kami turun ke lapangan, pihak PPK berjanji akan mengevaluasi keberadaan proyek, termasuk juga mengisi tangga darurat dan CCTV. Fasilitas tangga darurat itu penting dan menjadi standar internasional bagi bangunan di bawah tanah atau bangunan bertingkat," katanya.
Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi jalan underpass yang kurang rata atau bergelombang. Pihak PPK Proyek "Underpass" Simpang Dewa Ruci, Kuta, Hendro Satrio mengatakan pihaknya sedang melakukan penyempurnaan, termasuk penyempurnaan beton jalan.
Proyek "underpass" dibangun PT Adhi Karya Tbk dengan nilai kontrak sebesar Rp136,19 miliar. Lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan "underpass" adalah seluas 0,744 hektar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan