Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rumah Korban Dipasangi Police Line
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Amuk massa dari ratusan anggota organisasi massa (Ormas) di Denpasar, Bali kini sudah mereda. Saat ini, pihak kepolisian telah memasang police line dan melakukan pemeriksaan terhadap rumah yang dirusak sekelompok pemuda tersebut.
Sementara salah satu warga akibat amuk massa bernama Abdullah yang terluka, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar. Gerombolan warga yang awalnya hendak menjaga kampungnya kini mulai membubarkan diri.
Sebelumnya, ratusan massa berbadan kekar itu merangsek ke rumah Abdullah mencari anaknya yang diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu anggota ormas tersebut. Karena tidak menemukan orang yang diinginkan, akhirnya mereka melakukan pengrusakan dan penganiayaan.
Selain rumah Abdullah, salah satu rumah warga lainnya bernama Muhyidin juga menjadi sasaran pengrusakan massa yang membabi buta tersebut. Muhyidin mengaku bahwa dirinya sedang tidur, saat datang ratusan orang mencari anaknya, Hasanudin.
"Tiba-tiba saja mereka datang mencari anak saya (Hasanuddin), karena tidak ketemu akhirnya mereka melampiaskan kemarahan dengan merusak rumah saya," ujarnya, Jumat (7/6/2013).
Untuk mengantisipasi aksi balas dendam pemuda Kampung Kepaon, petugas gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar hingga kini masih siaga. Polisi dengan bersenjata laras panjang tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mencegah pemuda Kepaon keluar dari kampungnya.
Sebagaimana diberitakan, Ratusan anggota organisasi massa (Ormas) ternama di Bali hari ini melakukan penyerangan ke Kampung Kepaon, Denpasar, Bali. Akibat peristiwa itu, dua rumah hancur dan satu warga terluka parah dan akhirnya menjalani perawatan intensif di RSUP Sanglah Denpasar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan