Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Demokrat Bali Nilai Logo PPI Terlalu Serius Untuk Ukuran Ormas
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Keberadaan ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bentukan Anas Urbaningrum dinilai Demokrat Bali sebagai ormas yang logonya terlalu serius untuk ukuran ormas pada umumnya.
"Meski berbadan hukum ormas, namun PPI terlihat begitu serius. Ini ormas yang logonya paling serius," ujar Ketua DPD Bali Partai Demokrat, Made Mudarta dalam keterangannya di Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2013).
Politisi daerah yang dikenal dekat dengan SBY itu memandang dalam logo ormas PPI yang juga didirikan oleh Gde Pasek Suardhika itu terdapat konsep Hindu yakni tridatu. "Ada tiga pilar di logo PPI yakni merah, putih dan hitam. Tiga pilar dalam logo ormas PPI melambangkan kuatnya konsep nasionalisme. Itu konsep tridatu. Mirip Demokrat yang memiliki tiga pilar juga," sindirnya.
Terkait gerakan ormas PPI yang santer dikabarkan mengepakkan sayap kepengurusannya ke berbagai daerah, Mudarta mengaku belum mendengar informasi jika ormas bentukan bekas Ketua Umum Partai Demokrat itu sudah berdiri di Bali. "Saya belum medengar ada informasi soal pembentukan ormas PPI," jelasnya.
Meski belum mengendus keberadaan kadernya yang membelot ke PPI, namun Mudarta menghimbau agar kader Demokrat Bali tak ikut-ikut terlibat dalam ormas yang dinilai menggembosi partai asuhan SBY tersebut.
"Sebagai ormas yang diatur konstitusi, sah-sah saja siapapun bergabung. Namun, kami imbau agar kader konsentrasi di dapil masing-masing dan sosialisasi visi misi capres. Itu prioritas saat ini," pintanya.
Menurut Mudarta, yang bergabung dengan ormas PPI adalah orang yang memiliki garis perjuangan yang sama. Baginya, keberadaan ormas PPI akan lebih memudahkan baginya untuk menilai integritas dan dedikasi kader. "Jati diri dan integritas seseorang bisa diukur dengan kehadiran ormas ini," paparnya.
Mudarta akan fokus mengikuti arahan Presiden SBY untuk tetap mengutamakan kepentingan rakyat. Ia bercerita saat kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Bali untuk meresmikan Tol Bali Mandara dan meninjau Bandara Ngurah Rai, berpesan agar kader Demokrat Bali harus rajin turun ke bawah. "Itulah pesan Ketum yang harus kami laksanakan. Kami wajib mengutamakan kepentingan rakyat,"pungkasnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 625 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 508 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan