Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mudarta : Kader Demokrat di PPI Akan Kita Panggil
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, menyatakan akan memanggil kader partai Demokrat yang ikut bergabung dalam Perhimpunan Pergerakan Indonesia.
"Kita akan segera panggil kader Partai Demokrat di Bali yang ikut gabung di PPI, kita akan panggil minggu depan, kita akan sampaikan poin-poin tugas pokok partai," jelas Mudarta, di Sanur, Sabtu (7/12/2013).
Pemanggilan kepada kader Partai Demokrat yang gabung PPI, kata Mudarta, untuk mengklarifikasi keberadaan mereka di PPI dan tugas-tugas mereka sebagai kader Partai Demokrat.
"Yang bersangkutan akan kita panggil, mereka akan kita berikan tekanan khusus, agar bekerja sesuai perintah partai, agar mereka fokus pada dapil masing-masing. Kita akan jelaskan positioning pusat (DPP Partai Demokrat)," ujar pria asal Jembrana ini.
Mudarta menegaskan, kader Partai Demokrat yang ikut bergabung dengan PPI memang diberi pengawasan khusus.
"Yang gabung PPI kita adakan pengawasan khusus, kita lihat, apakah mereka potensi serang Demokrat atau sebaliknya positif untuk Demokrat. Kalau lebih banyak bicara masalah politik, menyerang, ini yang haru kami atensi secara serius, jika kader sudah tidak sesuai dengan tiga pilar utama Partai Demokrat, kami harus tindak," tegas Mudarta.
Usai deklarasi PPI di Denpasar Bali kemarin, Anas Urbaningrum menegaskan Perhimpunan Pergerakan Indonesia merupakan organisasi masyarakat atau ormas dan bukan partai politik. Keanggotaan ormas ini juga terbuka untuk semua kalangan.
"PPI ini kan bukan organisasi politik, untuk itu tidak ada partai yang layak merasa disaingi, juga tidak ada partai yang layak merasa terganggu, justru saya ingin mendorong aktivis PPI yang menjadi caleg agar rajin turun ke dapil agar partainya sukses dan dirinya juga sukses sebagai politisi," ujar Anas.
Deklarasi ormas PPI di Bali merupakan yang kedua kali di Indonesia setelah di Sumatera Barat. Selanjutnya, deklarasi ormas ini akan dilakukan di seluruh Indonesia. [dev]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2842 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun