Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mudarta : Kader Demokrat di PPI Akan Kita Panggil
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, menyatakan akan memanggil kader partai Demokrat yang ikut bergabung dalam Perhimpunan Pergerakan Indonesia.
"Kita akan segera panggil kader Partai Demokrat di Bali yang ikut gabung di PPI, kita akan panggil minggu depan, kita akan sampaikan poin-poin tugas pokok partai," jelas Mudarta, di Sanur, Sabtu (7/12/2013).
Pemanggilan kepada kader Partai Demokrat yang gabung PPI, kata Mudarta, untuk mengklarifikasi keberadaan mereka di PPI dan tugas-tugas mereka sebagai kader Partai Demokrat.
"Yang bersangkutan akan kita panggil, mereka akan kita berikan tekanan khusus, agar bekerja sesuai perintah partai, agar mereka fokus pada dapil masing-masing. Kita akan jelaskan positioning pusat (DPP Partai Demokrat)," ujar pria asal Jembrana ini.
Mudarta menegaskan, kader Partai Demokrat yang ikut bergabung dengan PPI memang diberi pengawasan khusus.
"Yang gabung PPI kita adakan pengawasan khusus, kita lihat, apakah mereka potensi serang Demokrat atau sebaliknya positif untuk Demokrat. Kalau lebih banyak bicara masalah politik, menyerang, ini yang haru kami atensi secara serius, jika kader sudah tidak sesuai dengan tiga pilar utama Partai Demokrat, kami harus tindak," tegas Mudarta.
Usai deklarasi PPI di Denpasar Bali kemarin, Anas Urbaningrum menegaskan Perhimpunan Pergerakan Indonesia merupakan organisasi masyarakat atau ormas dan bukan partai politik. Keanggotaan ormas ini juga terbuka untuk semua kalangan.
"PPI ini kan bukan organisasi politik, untuk itu tidak ada partai yang layak merasa disaingi, juga tidak ada partai yang layak merasa terganggu, justru saya ingin mendorong aktivis PPI yang menjadi caleg agar rajin turun ke dapil agar partainya sukses dan dirinya juga sukses sebagai politisi," ujar Anas.
Deklarasi ormas PPI di Bali merupakan yang kedua kali di Indonesia setelah di Sumatera Barat. Selanjutnya, deklarasi ormas ini akan dilakukan di seluruh Indonesia. [dev]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan