Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Puluhan Rumah Warga Jembrana Rusak Diterjang Puting Beliung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Puluhan unit rumah warga di Desa Manistutu Melaya Jembrana Bali rusak akibat diterjang angin puting beliung. Meski merusak rumah warga dan menumbangkan beberapa batang pohon, namun angin puting beliung ini tidak menimbulkan korban jiwa.
warga banjar atau dusun Katulampa dan banjar Mekar Sari Desa Manistutu Melaya Jembrana, dikejutkan peristiwa angin putting beliung yang menyapu sebagian rumah warga milik warga setempat. Menurut keterangan warga, angin datang secara tiba tiba dengan gumpalan awan hitam pada bagian atasnya. Angin puting beliung langsung menerjang rumah warga yang dilewatinya.
Dalam musibah tersebut, sedikitnya sepuluh unit lebih rumah warga yang rusak. Bahkan dapur milik seorang warga rata dengan tanah. Selain dapur, beberapa tempat penyimpanan beras milik warga juga roboh diterjang angin.
"Anginnya datang dari arah barat secara tiba-tiba, saya langsung lari menyelamatkat anak saya, sekarang saya mau buat tenda dulu karena rumah roboh,"ujar seorang warga korban puting beliung, Ni Ketut Derni. Selain merobohkan rumah warga dan menumbangkan pohon, angin puting beliung juga merusak atap pabrik penggilingan padi.
Untuk langkah awal penanganan bencana, pihak desa melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan