Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Orang Tua Ketut Pujayasa Dilarang Bicara Ke Media
BERITABALI.COM, BULELENG.
Orang tua Ketut Pujayasa, Nengah Ginawan saat ditemui sejumlah wartawan di rumahnya di Dusun Dusun Sabi, Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng, tidak banyak bicara soal keberadaan dan permasalahan anaknya sebagai pekerja di Kapal Pesiar yang berurusan dengan FBI. Ginawan dilarang untuk bicara dengan media setelah menerima telpon dari orang yang disebut sebagai pengacaranya.
“Supaya saya tidak salah, saya tidak diberikan wawancara dengan media. Pokoknya saya serahkan pada pengacara pak Mudita, dia pengacaranya pak Mangku Pastika yang memenangkan di Gugatan Pilgub di MK,” ungkap Ginawan, Kamis (20/2/2014) usai menerima telpon. Sebelumnya, orang tua Ketut Pujayasa menuturkan, anaknya Pujayasa diketahui sebagai seorang anak pendiam, dan cukup berprestasi. Sejak SD hingga SMA, Pujayasa selalu mendapat juara, hingga mampu kuliah di Denpasar.
“Anak saya itu cukup berprestasi, anaknya pendiam, tidak pernah keluar di rumah,” paparnya. Pujayasa kuliah di sekolah pariwisata Internasional and Cruise, Training, Balindo Paradiso angkatan ke VIII tahun 2011. Begitu tamat tahun 2011, Pujayasa mendapat kesempatan berangkat kerja di kapal pesiar.
Hingga kini, Pujayasa sudah berangkat dua kali bekerja di kapal pesiar. Rencananya kontrak kerjanya akan berakhir pada tanggal 15 Maret mendatang.
Ginawan mengaku mendapat kabar tentang kasus anakanya dari kerabatnya pada Sabtu lalu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan