Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
9 Ribu Warga Bali Alami Gangguan Jiwa Berat
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sekitar 9 ribu warga Bali kini diperkirakan mengalami gangguan jiwa berat. Dari jumlah tersebut, 350 warga hidup dalam pasungan. Hal ini disampaikan Prof Dr dr LK Suryani, Ketua Suryani Institue for Mental Health, di Gianyar (19/8/2014), usai pembukaan pameran foto internasional "Terpasung di Pulau Surga".
Menurut Suryani, berdasar survey yang dilakukannya, jumlah penderita gangguan jiwa di Bali cenderung meningkat.
"Cukup banyak pasien gangguan jiwa di Bali. Hasil survey menunjukkan, tadinya ada 7 ribu, kini ada 9 ribu penderita gangguan jiwa berat di Bali. 350 diantaranya, hidup dipasung atau dirantai. Dikurung di kamar, tidak diberi ijin keluar rumah, juga kisa sebut dipasung,"ujarnya.
Suryani menyatakan pihaknya kini mencoba pengobatan model baru bagi pasien gangguan jiwa, yakni dengan mengedepankan pendekatan ke masyarakat dengan cara mendatangi pasien ke rumahnya.
"Kita bantu para penderita gangguan jiwa ini, Setelah ditangani, diberi penerangan ke keluarganya, apa gangguan yang dialami, cara pakai obat, cara turunkan atau naikkan dosis, perlu kita beri penerangan,"terangnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5887 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan