Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
9 Ribu Warga Bali Alami Gangguan Jiwa Berat
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sekitar 9 ribu warga Bali kini diperkirakan mengalami gangguan jiwa berat. Dari jumlah tersebut, 350 warga hidup dalam pasungan. Hal ini disampaikan Prof Dr dr LK Suryani, Ketua Suryani Institue for Mental Health, di Gianyar (19/8/2014), usai pembukaan pameran foto internasional "Terpasung di Pulau Surga".
Menurut Suryani, berdasar survey yang dilakukannya, jumlah penderita gangguan jiwa di Bali cenderung meningkat.
"Cukup banyak pasien gangguan jiwa di Bali. Hasil survey menunjukkan, tadinya ada 7 ribu, kini ada 9 ribu penderita gangguan jiwa berat di Bali. 350 diantaranya, hidup dipasung atau dirantai. Dikurung di kamar, tidak diberi ijin keluar rumah, juga kisa sebut dipasung,"ujarnya.
Suryani menyatakan pihaknya kini mencoba pengobatan model baru bagi pasien gangguan jiwa, yakni dengan mengedepankan pendekatan ke masyarakat dengan cara mendatangi pasien ke rumahnya.
"Kita bantu para penderita gangguan jiwa ini, Setelah ditangani, diberi penerangan ke keluarganya, apa gangguan yang dialami, cara pakai obat, cara turunkan atau naikkan dosis, perlu kita beri penerangan,"terangnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3772 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1712 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang