Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kementerian Perhubungan Kaji Kelapa Sawit Untuk BBM Pesawat
BERITABALI.COM, BADUNG.
Untuk mendukung program energi terbarukan, Kementerian Perhubungan telah melakukan kajian mengenai penggunaan energi terbarukan untuk lalu lintas udara atau Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pesawat.
Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan menyatakan kajian untuk BBM Pesawat merupakan hasil kajian bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), perguruan tinggi dan sejumlah institusi terkait lainnya.
"Penggunaan energi terbarukan untuk lalu lintas udara atau BBM untuk pesawat kedepannya mengarah kepada palm oil atau kelapa sawit," kata Yusfandri Gona dalam keterangannya di acara International Civil Aviation Organization (ICAO) Committee Aviation on Environment Protection (CAEP) di Kuta, Badung, Bali, Senin 15 September 2014.
Selain itu, Yusfandri mengaku pihaknya menargetkan pada tahun 2020 akan menekan emisi gas rumah kaca hingga mencapai 41 persen. Dari jumlah itu, 26 persen adalah usaha dalam negeri, dan 15 persen merukapan prakarsa internasional.
"Itu kan semua sektor mulai dari kehutanan, energi, lahan gambut dan transportasi. Khusus untuk transportasi udara targetnya 41 persen pada 2020," ungkapnya.
Ketua Rencana Aksi Gerakan Rumah Kaca Kemenhub melanjutkan, penekanan emisi akan terus berlanjut ke depannya. Pada 2030 bahkan ditargetkan, emisi dapat ditekan menjadi 20 persen.
"Pada 2050 tercapai netral growth. Dan tahun itu, emisi tidak boleh bertambah meski industri perhubungan terus tumbuh," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan