Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Museum Majapahit Akan Dibangun di Balangan Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebuah museum yang berisi aneka koleksi benda peninggalan Kerajaan Majapahit, akan dibangun di Balangan, Badung, Bali. Selain sebagai pengingat sejarah kebesaran Kerajaan Majapahit, museum ini akan menjadi obyek wisata baru di Bali.
Museum ini nantinya akan diberi nama Museum 'Jali Mali', yang merupakan singkatan dari Jawa Bali Majapahit Kembali. Museum akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektar di kawasan Balangan, Kabupaten Badung, Bali.
"Saat ini kita sudah dalam proses pengumpulan barang-barang yang akan dipajang di museum, sudah ada sekitar 30 ribu item yang sudah kita kumpulkan, mulai aneka benda purbakala, keris, tempat tidur, stempel Majapahit, lukisan, patung, batik, hingga aneka jenis perhiasan di era Majapahit,"jelas konsultan pembangunan Museum Jali Mali, Yunaini AR, kepada beritabali.com, Rabu (24/9/2014).
Pembangunan Museum Majapahit ini, jelas Yunaini, atas prakarsa pengusaha nasional Hasyim Djojohadikusumo. Sudah 2 tahun terakhir ini, Yunaini membantu Hasyim mengumpulkan aneka jenis barang yang nantinya akan menjadi koleksi museum.
Selain menyimpan aneka koleksi barang-barang yang terkait dengan peradaban Kerajaan Majapahit, di museum ini nantinya juga akan ada replika keraton Kerajaan Majapahit yang kini sudah tidak ada sisanya.
"Kenapa kita bangun di Balangan Bali dan tidak di Trowulan Jawa Timur, karena kami rasa lokasi di Bali lebih cocok, agar semua wisatawan yang datang ke Bali bisa melihatnya,"jelasnya.
Pembangunan museum yang akan menelan dana hingga Rp 5 trilyun ini akan dimulai pada 2015 dan ditargetkan selesai pada 2016.
"Nama Jali Mali kita pilih karena Jawa dan Bali tidak bisa dipisahkan. MUseum ini nantinya kita harap bisa memberi pelajaran kepada generasi muda, kalau sejarah Majapahit itu ada, Raja Majapahit itu ada, dan mereka itu leluhur kita,"pungkasnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan