Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Permukaan Danau Toba Ditutupi Abu Sinabung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Abu letusan Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menutupi sebagian permukaan Danau Toba, yang berada di sisi Kabupaten Simalungun. Debu vulkanik itu bisa dilihat secara visual.
Akibatnya, permukaan Danau Toba tidak jelas bila dipandang dari pinggiran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kota objek wisata Parapat atau sekitar 120 kilometer dari Kota Medan.
Terpaan debu vulkanik Gunung Sinabung yang kembali aktif beberapa hari terakhir ini terjadi sejak kemarin dan berlanjut hingga hari ini.
Pengemudi mobil pribadi dan bus penumpang, saat menyusuri jalan di Kota Parapat, sangat jelas melihat secara langsung debu vulkanik yang menutupi bagian permukaan Danau Toba itu. Selain debu di permukaan, debu juga menutupi pancaran sinar Matahari, sehingga keadaan menjadi gelap dan mengaburkan pandangan mata.
Jika pada keadaan normal wisatawan dari Parapat dapat memandang secara jelas Pulau Samosir di tengah Danau Toba pada siang hari, maka selama beberapa hari terakhir, pulau itu tidak bisa dilihat. Warga setempat juga banyak yang memakai masker penutup hidung dan mulut dalam beraktivitas sehari-hari.
Gunung Sinabung berada pada radius sekitar 70 kilometer barat daya Danau Toba dan menjadi bagian dari Pegunungan Bukit Barisan. Bersama Gunung Singgalang, mereka memiliki aktivitas vulkanologis cukup menonjol di antara sekitar 127 gunung berapi aktif di Indonesia.
Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara dan juga paling terkenal di Indonesia, memiliki luas lebih kurang 630 kilometer persegi. Danau Toba juga salah satu danau purba dunia yang unik, dengan pulau besar di tengahnya, yaitu Pulau Samosir.
Sebelumnya, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebutkan, terjadi 10 kali gempa hibrid, gempa vulkanik, tremor simultan dan 38 kali guguran awan panas, pada pukul 06.00 WIB Jumat (10/10).
Selain itu, terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter ke arah selatan dengan tinggi kolom abu awan panas 2.000 meter.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun