Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Permukaan Danau Toba Ditutupi Abu Sinabung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Abu letusan Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menutupi sebagian permukaan Danau Toba, yang berada di sisi Kabupaten Simalungun. Debu vulkanik itu bisa dilihat secara visual.
Akibatnya, permukaan Danau Toba tidak jelas bila dipandang dari pinggiran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kota objek wisata Parapat atau sekitar 120 kilometer dari Kota Medan.
Terpaan debu vulkanik Gunung Sinabung yang kembali aktif beberapa hari terakhir ini terjadi sejak kemarin dan berlanjut hingga hari ini.
Pengemudi mobil pribadi dan bus penumpang, saat menyusuri jalan di Kota Parapat, sangat jelas melihat secara langsung debu vulkanik yang menutupi bagian permukaan Danau Toba itu. Selain debu di permukaan, debu juga menutupi pancaran sinar Matahari, sehingga keadaan menjadi gelap dan mengaburkan pandangan mata.
Jika pada keadaan normal wisatawan dari Parapat dapat memandang secara jelas Pulau Samosir di tengah Danau Toba pada siang hari, maka selama beberapa hari terakhir, pulau itu tidak bisa dilihat. Warga setempat juga banyak yang memakai masker penutup hidung dan mulut dalam beraktivitas sehari-hari.
Gunung Sinabung berada pada radius sekitar 70 kilometer barat daya Danau Toba dan menjadi bagian dari Pegunungan Bukit Barisan. Bersama Gunung Singgalang, mereka memiliki aktivitas vulkanologis cukup menonjol di antara sekitar 127 gunung berapi aktif di Indonesia.
Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara dan juga paling terkenal di Indonesia, memiliki luas lebih kurang 630 kilometer persegi. Danau Toba juga salah satu danau purba dunia yang unik, dengan pulau besar di tengahnya, yaitu Pulau Samosir.
Sebelumnya, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebutkan, terjadi 10 kali gempa hibrid, gempa vulkanik, tremor simultan dan 38 kali guguran awan panas, pada pukul 06.00 WIB Jumat (10/10).
Selain itu, terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter ke arah selatan dengan tinggi kolom abu awan panas 2.000 meter.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2610 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2266 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan