Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Dewa Gede Palguna Diharap Mampu Kembalikan Wibawa MK
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Putra Bali, I Dewa Gede Palguna, terpilih sebagai hakim MK dari unsur pemerintah. Sementara Suhartoyo terpilih dari unsur MA. Terpilihnya I Dewa Gede Palguna dan Suhartoyo diharapkan menjadi energi baru untuk Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kedua hakim baru tersebut diharapkan mampu mengembalikan marwah MK yang sempat robek akibat akrobat hukum dan transaksi keputusan yang dilakukan Akil Mochtar," ujar Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu (7/1/2015). DPP PDIP mengucapkan selamat atas terpilihnya I Dewa Gede Palguna sebagai hakim MK dari unsur pemerintah dan Suhartoyo dari unsur MA.
Menurut Hasto, menjadi hakim MK harus memiliki sikap kenegarawanan dan mampu berdiri kokoh dari tarik menarik kepentingan politik di luar. PDIP berkomitmen untuk menempatkan MK sebagai bagian dari kekuasaan kehakiman yang merdeka, profesional, dan selalu menjunjung tinggi keadilan di dalam seluruh proses peradilan yang dijalankan.
Hakim MK memiliki tugas yang sangat penting dan keputusannya bersifat final dan mengikat. Karena itulah para hakim MK harus memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela.
"Hakim MK juga harus bersikap adil, dan negarawan yang menguasai konstitusi dan ketatanegaraan," tambah Hasto. DPP PDIP juga mengapresiasi atas kerja keras penuh integritas yang dilakukan Pansel MK yang dipimpin oleh Saldi Isra dan Refli Harun.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2436 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun