Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dewa Gede Palguna Diharap Mampu Kembalikan Wibawa MK
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Putra Bali, I Dewa Gede Palguna, terpilih sebagai hakim MK dari unsur pemerintah. Sementara Suhartoyo terpilih dari unsur MA. Terpilihnya I Dewa Gede Palguna dan Suhartoyo diharapkan menjadi energi baru untuk Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kedua hakim baru tersebut diharapkan mampu mengembalikan marwah MK yang sempat robek akibat akrobat hukum dan transaksi keputusan yang dilakukan Akil Mochtar," ujar Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu (7/1/2015). DPP PDIP mengucapkan selamat atas terpilihnya I Dewa Gede Palguna sebagai hakim MK dari unsur pemerintah dan Suhartoyo dari unsur MA.
Menurut Hasto, menjadi hakim MK harus memiliki sikap kenegarawanan dan mampu berdiri kokoh dari tarik menarik kepentingan politik di luar. PDIP berkomitmen untuk menempatkan MK sebagai bagian dari kekuasaan kehakiman yang merdeka, profesional, dan selalu menjunjung tinggi keadilan di dalam seluruh proses peradilan yang dijalankan.
Hakim MK memiliki tugas yang sangat penting dan keputusannya bersifat final dan mengikat. Karena itulah para hakim MK harus memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela.
"Hakim MK juga harus bersikap adil, dan negarawan yang menguasai konstitusi dan ketatanegaraan," tambah Hasto. DPP PDIP juga mengapresiasi atas kerja keras penuh integritas yang dilakukan Pansel MK yang dipimpin oleh Saldi Isra dan Refli Harun.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2261 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan