Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
DPR tak Kaget Budi Gunawan Jadi Kapolri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komisi III DPR tidak terkejut mendengar Komjen Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Jokowi. Wakil Ketua Komisi III DPR Desmon J Mahesa mengatakan, Budi Gunawan memiliki integritas dan kapasitas untuk menggantikan Kapolri Jenderal Sutarman.
"Kalau yang menguat itu menurut saya Budy Gunawan. Kita memang berharap satu nama saja yang dikirm," kata Desmon, di Jakarta, Jumat (9/1/2015) malam. Desmon mengaku penunjukan Budi Gunawan memang telah diprediksi sejak Desember lalu. Untuk itu, pihaknya dipastikan bakal menerima Budi Gunawan.
"Info itu (Budi Gunawan jadi Kapolri) sejak akhir Desember lalu. Kita berharap lebih baik dari Kapolri sebelumnya," kata politikus Partai Gerindra itu. Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi telah menandatangani surat bernomor R-01/Pres/01/2015 tertanggal 9 Januari 2015. Perihal: pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.
Rencananya, surat tersebut akan dilayangkan ke DPR, Senin (11/1/2014). Surat itu meminta persetujuan DPR untuk mengangkat Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri yang baru dan memberhentikan Jenderal Sutarman. Sedangkan Wakapolri masih dijabat Komjen Badrodin Haiti. Mengingat yang bersangkutan baru menjabat satu tahun.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan