Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
KNKT Unduh Data FDR dan CVR AirAsia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah selesai mengunduh data dari perekam data penerbangan (Flight Data Recorder/FDR) dan perekam suara kokpit (Cockpit Voice Recorder/CVR) pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 yang jatuh pada 28 Desember 2014.
"Kami menyelesaikan men-download FDR. Kualitasnya bagus, bisa terbaca," kata Kepala Subkomite Penyelidikan Kecelakaan Transportasi Udara KNKT Masruri di kantor KNKT, Jakarta, Rabu.
Masruri menambahkan KNKT juga baru saja selesai mengunduh data dari CVR pesawat tersebut namun belum membukanya. Selanjutnya tim penyelidik akan mendengarkan percakapan di ruang kemudi, membuat transkripsi lalu menganalisisnya dengan FDR.
Ketua Tim Investigasi AirAsia QZ8501 KNKT Mardjono Siswosuwarno mengatakan sekarang tim penyelidik sedang mengonversi data biner di FDR ke bentuk tabuler. Menurut Mardjono, proses konversi mulai dari data biner, tabuler hingga ke grafik kira-kira memerlukan waktu hingga dua minggu.
KNKT tidak menemukan kesulitan dalam memindahkan data dari FDR karena benda tersebut berada dalam kondisi baik. Sementara proses transkripsi percakapan yang terekam di CVRdiharapkan selesai dalam waktu sepekan.
Ia menambahkan orang yang membuat transkrip percakapan dari CVR haruslah orang yang mengerti istilah-istilah penerbangan seperti misalnya pilot atau petugas Air Traffic Control (ATC).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan