Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wow, Batu Akik Pulaki Laku Terjual Hingga Rp 1 Miliar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jika wilayah Maluku Utara punya Batu Bacan, maka Bali juga punya batu akik asli yang disebut batu akik Pulaki. Karena semakin langka, harga batu akik Pulaki terus melambung. Satu batu akik Pulaki pernah terjual hingga mencapai Rp 1 miliar. Hal ini disampaikan penghobi sekaligus pengrajin batu permata khas Bali, Gusti Komang Rai Dwaja, kepada Beritabali.com, Senin (9/2/2015).
"Batu akik Pulaki, identik dengan unsur logam pasir emas, itu ciri khasnya. Batu akik Pulaki merupakan batu khas yang ada di Bali. Kelebihannya, ada unsur spirit yang tinggi, diyakini sebagai pelindung, ada unsur logam sebagai sarana pengaman. Batu ini sering digunakan sebagai sarana upacara keagamaan dan adat di Bali," jelasnya.
Keberadaan batu akik Pulaki, jelas Gusti, kini semakin langka, karena ijin penambangan secara masif atau besar-besaran batu Pulaki di wilayah Buleleng ini telah dihentikan.
Untuk memenuhi permintaan pasar, saat ini batu akik Pulaki, hanya bisa ditambang di ladang atau tegalan penduduk. Sementara penambangan di wilayah perbukitan sudah dilarang.
"Saat ini semakin langka karena penambangannya sudah dihentikan, aktivitasnya bisa merusak lingkungan. Satu bukit besar di wilayah itu sudah habis digali, jadi sekarang penambangan di wilayah bukit tertentu sudah dilarang. Tapi untuk penambangan di daerah aliran sungai masih boleh," jelasnya.
Karena semakin langka, tak heran harga batu akik pulaki semakin melambung. Di pasaran, harga akik Pulaki sangat mahal yakni di atas Rp 10 juta ke atas, seperti jenis Kecubung Kresna Dana Pulaki.
Batu pulaki yang beredar sekarang, sambung Gusti, lebih banyak batu-batu stok lama. Dengan ciri khas pasir besi ada pasir emas, harganya bervariasi mulai Rp 10 jutaaan, Rp 25 jutaan, hingga miliaran rupiah.
"Harga batu Pulaki ada yang laku sampai Rp 150 juta tergantung kualitasnya. Bahkan ada yang pernah laku sampai Rp 1 miliar yang special edition. Pembelinya dari luar Bali, taksu dan spiritnya diambil, dipercaya sekali sugestinya. Itu laku tahun 1999, motif batunya Mancawarna," ujarnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan