Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Semar Sanjiwata, Edukasi Penggemar Batu AKik Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Batu akik selama ini identik dengan hal-hal berbau klenik atau magis. Padahal sebenarnya ada nilai edukasi pada batu akik dan batu permata lainnya.
Ketua Semeton Penggemar Tosan Aji, Wayang, dan Batu Permata (Semar Sanjiwata) Bali, Dewa Kosala, mengakui, kesan mistis selama ini memang melekat pada batu akik. Orang yang suka memakai batu akik, identik dengan hal-hal berbau spiritual atau magis.
"Lewat Semar Sanjiwata, kita aktif memberi edukasi kepada para penggemar batu akik dan batu permata. Ada banyak hal yang bisa kita pelajari, misalnya jenis batuan, asal, kandungan mineral pada batu, dan sebagainya," ujar Dewa Kosala, di Denpasar (9/2/2015).
Semar Sanjiwata sendiri, kata Dewa, merupakan paiketan atau ikatan semeton penggemar tosan aji, wayang, dan permata yang ada di Bali. Berbagai komunitas pemerhati, pelestari, kolektor, pengrajin, dan seniman, bergabung dalam perkumpulan hobi ini.
" Yang dikoleksi anggota khusus di Bali kita kedepankan batu akik Bali asli yang bersumber di Pulaki Buleleng, juga koleksi dari batu bergambar di Bali. Anggota Semar Sanjiwata juga berasal dari beberapa paguyuban di Jawa, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, hingga Sumatera, bergabung dalam paiketan ini,"jelasnya. Di Bali kini terdapat anggota aktif sebanyak 28 orang, dan anggota non aktif sebanyak 75 orang. Semua bergerak di bidang tosan aji, wayang, dan permata.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan