Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
BNPT: 22 Situs Radikal Sudah Dipantau Sejak 2012
Rabu, 1 April 2015,
07:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengatakan telah berkordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memblokir 22 situs yang dinilai menyebarkan paham radikalisme.
Humas BNPT, Irfan Idris mengatakan, telah melakukan kajian terhadap situs-situs yang dinilai menyebarkan paham radikalisme.
Bahkan hal itu sudah dilakukan sejak tahun 2012 lalu dan kordinasi antara BNPT, Kemenkominfo dan kementerian politik hukum dan keamanan (kemenkopolhukam) sudah dilakukan.
"Tentu ada alasan kami meminta kepada Kemenkominfo untuk memblokir 19 situs yang kami nilai radikal tersebut. Sejak 2012, kami sudah melakukan kajian mendalam soal situs-situs tersebut," ujar Irfan di Jakarta, Selasa (31/3/2015).
Dia menjelaskan, alasan 19 situs yang diblokir karena situs itu menyebarkan paham radikalisme dengan cara menyebarkan propaganda untuk melakukan perubahan secara cepat lewat kekerasan yang mengatasnamakan agama.
Direktur Deradikalisasi BNPT ini mengatakan, yang dimaksud membawa ajaran radikal lainnya yaitu menyangkut takfiri atau mengkafirkan orang lain.
"Seperti di salah berita di situs tersebut yang pernah saya baca ada kalimat ekor, Jokowi kafir dan demokrasi haram. Itu sudah radikal dan berbahaya," kata Irfan.
Menurutnya, situs tersebut juga banyak yang mendukung, menyebarkan dan mengajak untuk bergabung ke ISIS. Dia menyebut banyak kalimat-kalimat propaganda juga ditemukan."Selain itu mereka juga menulis tentang memaknai jihad namun secara terbatas. Ada bukti fisik yang tim internal miliki," ujar Irfan.
Namun, kata Irfan, pihaknya juga akan menelaah lebih lanjut beberapa situs itu pascapertemuan dengan perwakilan dari tujuh media yang situsnya telah diblokir. "Tentu ada prosedur persuasif dan akan kami bahas lebih lanjut di internal kami (BNPT)," katanya.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026