Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jadi Tujuan Wisata Dunia, Bali Mulai Terapkan Uang Elektronik
Sabtu, 25 April 2015,
07:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali diharapkan segera menerapkan transaksi belanja non-tunai dan pembayaran uang elektronik di setiap pusat perbelanjaan di wilayah Bali.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Dewi Setyowati menyatakan sistem pembayaran menggunakan non-tunai seperti kartu kredit, debit dan uang elektronik, dinilai memberikan kemudahan yang lebih efektif dan efisien dari segi pencatatan transaksi dan meminimalkan penggunaan uang pecahan kecil.
"Bali harus segera menerapkan belanja non-tunai, karena sangat potensial sebagai daerah tujuan wisata dunia. Negara tetangga sudah lebih maju, kita jangan sampai ketinggalan lah," ujar Dewi di Denpasar, Jumat (24/4/2015).
Menurut Dewi, sistem pembayaran menggunakan non-tunai juga dianggap mampu menghindari peredaran uang palsu. Selain mengurangi penggunaan uang tunai, dengan gerakan transaksi non-tunai diharapkan akan mampu mendorong masyarakat maupun wisatawan terbiasa bertransaksi non tunai di Bali.
"Program ini sebagai salah satu edukasi kepada masyarakat untuk mencoba tren berbelanja dengan pembayaran non tunai," harapnya.
Untuk mendukung gerakan non tunai di Bali, Bank Indonesia Provinsi Bali meluncurkan transaksi non-tunai di salah satu pusat perbelanjaan tertua di kota Denpasar yakni di supermarket Tiara Dewata.
Pembayaran menggunakan non-tunai dan uang elektronik perdana ini didukung bank-bank pendukung non tunai seperti BNI, BCA, Mandiri, BRI dan BPD Bali. Untuk kali ini, program pembayaran dengan non-tunai itu hanya dilaksanakan pada waktu tertentu yakni khusus pada stan makanan di Tiara Dewata mulai 24-28 April 2015. Setelah Tiara Dewata, BI Bali akan membidik Supermarket Hardy's untuk menerapkan program sejenis.
"Kami rencananya akan mengembangkan kegiatan transaksi tanpa uang tunai itu di beberapa pusat perbelanjaan lainnya di wilayah Bali. Kami targetkan hingga akhir tahun, 30 persen pusat perbelanjaan di Bali sudah menggunakan transaksi non-tunai," ungkapnya.
Dewi mengakui selama ini transaksi non tunai menggunakan kartu yang diterbitkan pihak bank di Bali tergolong cukup tinggi. Ia memberi contoh pada 2014, jumlah kartu yang diterbitkan oleh Mandiri, BRI, dan BCA mencapai 111.000 kartu dengan total transaksi senilai Rp14,23 miliar.
Sementara itu, terkait gerakan non-tunai dan uang elektronik perdana ini, Manajer Operasional Tiara Dewata, Novi Setyo Utomo menyatakan pembayaran dengan uang elektronik, pihaknya baru melayani pada stan makanan.
"Khusus uang elektronik kami layani di stan makanan dulu. Kalau di supermarket sudah kami layani dengan kartu kredit dan debit. Kami berencana memberlakukan uang elektronik secara bertahap," tandasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026