Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Tanah Kampus Hendak Dieksekusi, Mahasiswa & Dosen Unud Turun ke Jalan
Senin, 27 April 2015,
13:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ribuan Civitas Akademika Universitas Udayana Bali turun ke jalan untuk menggelar aksi unjuk rasa. Demi ini untuk menyikapi sengketa lahan antara Kampus Universitas Udayana (Unud) Denpasar dengan warga sekitar di Kampus Jimbaran, Kabupaten Badung.
Ribuan mahasiswa, dosen, dan karyawan Unud hari ini (27/4/2015) turun ke jalan untuk memprotes rencana eksekusi setelah warga memenangkan gugatannya.
Dalam aksinya, ribuan mahasiswa bersama dosen menggelar aksi long march dari Kampus Unud Sudirman menuju Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Akibat aksi sekitar lima ribu massa yang berjalan kaki dengan melawan arus itu membuat kemacetan panjang di simpang Sudirman Denpasar.
Ribuan massa yang dipimpin langsung oleh Rektor Unud, Prof Ketut Suastika memenuhi areal PN Denpasar hingga meluber ke jalan raya Sudirman. Akibat membludaknya massa di Jalan Yos Sudarso-Sudirman, pihak kepolisian terpaksa menutup arus lalu lintas di depan PN Denpasar. Aparat kepolisian juga menyiagakan water canon di lokasi. Pasukan Dalmas dan PHH juga bersiaga di depan pintu gerbang PN Denpasar.
Dalam aksinya, Rektor Unud, Prof Ketut Suastika menyatakan gugatan di PN Denpasar, Universitas Udayana dimenangkan. "Namun di tingkat MA permohonan pemohon yakni I Wayan Kepradinata dikabulkan dan Unud dikalahkan," ucapnya, Senin 27 April 2015.
Menurut Suastika, hakim MA mengabulkan permohonan pemohon yang hanya berbekal fotocopy saja. Untuk itu, ia meminta agar eksekusi lahan tersebut ditangguhkan dan ditunda. Selain itu, ada cacat dan kekeliruan hukum sehingga pihaknya meminta pelaksanaan eksekusi ditunda dan ditangguhkan.
"Ada beberapa alasan, pertama, obyek tanah sengketa telah dilakukan pembebasan pada tahun 1982 sehingga tanah tersebut telah dikuasai dan menjadi tanah negara. Saat dibebaskan tak ada pihak yang berkeberatan," tandas Suastika.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1941 Kali
03
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1697 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1559 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026