Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Tanah Kampus Hendak Dieksekusi, Mahasiswa & Dosen Unud Turun ke Jalan
Senin, 27 April 2015,
13:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ribuan Civitas Akademika Universitas Udayana Bali turun ke jalan untuk menggelar aksi unjuk rasa. Demi ini untuk menyikapi sengketa lahan antara Kampus Universitas Udayana (Unud) Denpasar dengan warga sekitar di Kampus Jimbaran, Kabupaten Badung.
Ribuan mahasiswa, dosen, dan karyawan Unud hari ini (27/4/2015) turun ke jalan untuk memprotes rencana eksekusi setelah warga memenangkan gugatannya.
Dalam aksinya, ribuan mahasiswa bersama dosen menggelar aksi long march dari Kampus Unud Sudirman menuju Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Akibat aksi sekitar lima ribu massa yang berjalan kaki dengan melawan arus itu membuat kemacetan panjang di simpang Sudirman Denpasar.
Ribuan massa yang dipimpin langsung oleh Rektor Unud, Prof Ketut Suastika memenuhi areal PN Denpasar hingga meluber ke jalan raya Sudirman. Akibat membludaknya massa di Jalan Yos Sudarso-Sudirman, pihak kepolisian terpaksa menutup arus lalu lintas di depan PN Denpasar. Aparat kepolisian juga menyiagakan water canon di lokasi. Pasukan Dalmas dan PHH juga bersiaga di depan pintu gerbang PN Denpasar.
Dalam aksinya, Rektor Unud, Prof Ketut Suastika menyatakan gugatan di PN Denpasar, Universitas Udayana dimenangkan. "Namun di tingkat MA permohonan pemohon yakni I Wayan Kepradinata dikabulkan dan Unud dikalahkan," ucapnya, Senin 27 April 2015.
Menurut Suastika, hakim MA mengabulkan permohonan pemohon yang hanya berbekal fotocopy saja. Untuk itu, ia meminta agar eksekusi lahan tersebut ditangguhkan dan ditunda. Selain itu, ada cacat dan kekeliruan hukum sehingga pihaknya meminta pelaksanaan eksekusi ditunda dan ditangguhkan.
"Ada beberapa alasan, pertama, obyek tanah sengketa telah dilakukan pembebasan pada tahun 1982 sehingga tanah tersebut telah dikuasai dan menjadi tanah negara. Saat dibebaskan tak ada pihak yang berkeberatan," tandas Suastika.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5828 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026