Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
OJK : Masyarakat Agar Waspadai Tawaran Investasi
Minggu, 24 Mei 2015,
19:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Investasi dengan imbal hasil yang menggiurkan, menjadi salah satu sorotan pihak kantor Otoritas Jasa Keungan (OJK) Propinsi Bali. Pasalnya kendati investasi yang memiliki resiko tinggi tersebut cenderung merugikan masyarakat, seperti Koperasi Karangasem Membangun (KKM), Balicon, FMS, namun masyarakat masih saja tergiur akan iming-iming imbal cukup tinggi yang ditawarkan beberapa oknum yang tak bertanggungjawab.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor OJK Bali, Zulmi di sela-sela acara workshop KOJK Bali dengan Media di Sengkidu, Karangasem (23/05/2015)
Menurut Zulmi, investasi yang menawarkan imbal dalam sebulan bisa sampai mendapatkan hasil 20 sampai 30 persen dari investasinya. Hal tersebut patut menjadi pertanyaan lebih lanjut, investasi apa yang bisa menghasilkan imbal sebesar itu. Selain itu tawaran yang membujuk para guru, untuk berinvestasi kepada oknum tertentu yang mengaku bertindak sebagai agen. Untuk menginvestasikan dana para guru tersebut di pasar modal, juga harus menjadi perhatian.
"Kita mengimbau agar masyarakat senantiasa wasapada, akan adanya tawaran investasi dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Kalau ada orang yang menawari investasi dengan tingkat imbal hasil yang tinggi, itu perlu diwaspadai,"ujarnya.
Ciri-ciri dari investasi tak bertanggungjawab diterangkan Zulmi. Biasanya tahap awalnya mereka berusaha mendekati orang-orang yang punya pengaruh untuk berinvestasi. Sehingga ketika mereka memberikan janji imbal yang cukup besar kepada orang yang berpengaruh tersebut. Maka masyarakat akan tergiur dan memutuskan untuk mengikuti investasi itu dengan harapan seperti hasil yang didapatakan orang berpengaruh tersebut. Padahal hal itu bisa saja merupakan pancingan awal.
"Investasi penawaran yang tinggi inilah yang membuat kita terkilau dan tidak melihat lebih lanjut, apakah itu ada resiko yang cukup tinggi yang ditimbulkan investasi tersebut. Sehingga nantinya kita bisa menjadi korban penipuan dari oknum yang tidak bertanggungjawab. Padahal ini perlu menjadi pertanyaan lebih jauh akan imbal yang diberikan,"paparnya.
Untuk itu masyarakat diharapkan agar lebih waspada dan berhati-hati akan menanamkan suatu investasi. Apalagi dari informasi yang didengar pihaknya dari masyarakat, disinyalir masih ada beberapa oknum yang menawarkan investasi tersebut di beberapa lokasi wilayah di Bali. Namun sayang dirinya tidak menyebutkan satupun wilayah ataupun pihak yang disinyalir tersebut.
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2317 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026