Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Jelang Hari Raya, Gelombang Selat Bali Diprediksi Capai 3 Meter
Kamis, 9 Juli 2015,
20:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sepekan menjelang hari raya Galungan dan Lebaran yang jatuh pada pertengahan bulan ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca buruk bisa terjadi di Selat Bali. Cuaca buruk itu akan ditandai angin kencang dan gelombang tinggi yang mencapai hingga 3 meter.
Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Wayan Suardana menyatakan hal itu berdasarkan data dan amatan di Posko BMKG yang mengamati kondisi cuaca dan gelombang terjadi perubahan cuaca yang perlu diwaspadai bersama.
"Tiga hari ke depan kami pantau gelombang tinggi di wilayah utara Bali mencapai 2 meter. Sedangkan, di Selatan atau Samudra Indonesia juga mencapai 2 meter," ujar Suardana, Kamis 9 Juli 2015.
Sementara di Selat Bali yang menjadi jalur utama penyeberangan dari Jawa ke Bali, tinggi gelombang berkisar antara 0,3 - 1,3 meter. Hal yang sama juga terjadi Selat Lombok dimana tinggi gelombang mencapai 0,3 - 1,3 meter.
"Untuk mendapat perhatian dalam tujuh hari menjelang Galungan maupun Lebaran, terjadi perubahan cuaca ditandai tinggi gelombang dan angin kencang yang berasal dari arah Timur," ungkapnya.
Menurut Suardana, di wilayah perairan utara Bali tinggi gelombang diprediksi mencapai 3 meter. Sedangkan, di perairan Samudra Hindia atau Selatan Bali tinggi gelombang mencapai 2 hingga 4 meter.
Hanya saja, sambung Suardana, Selat Bali yang nanti akan dilewati para pemudik dari Bali yang menyebrang ke Pulau Jawa akan terjadi peningkatan tinggi gelombang dari 2,5 meter hingga 3 meter.
"Perubahan tinggi gelombang itu disebabkan pergerakan angin dari arah timur yang relatif kencang," sambung Suardana.
Bahkan, kondisi cuaca buruk itu, terjadi tidak dalam jangka lama atau terus menerus dan tergantung pada kondisi atmosfernya.
"Gelombang yang tinggi itu terjadi antara siang sampai sore, kalau malam hari berfluktuasai," jelasnya.
Agar semua pihak waspada, setiap informasi perubahan cuaca dan gelombang yang diterima BMKG akan langsung diteruskan ke Posko-Posko BMKG yang berada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana maupun Pelabuhan Padang Bai, Karangasem. [bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5870 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4612 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2580 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2224 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2203 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026