Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jelang Hari Raya, Gelombang Selat Bali Diprediksi Capai 3 Meter

Kamis, 9 Juli 2015, 20:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Sepekan menjelang hari raya Galungan dan Lebaran yang jatuh pada pertengahan bulan ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca buruk bisa terjadi di Selat Bali. Cuaca buruk itu akan ditandai angin kencang dan gelombang tinggi yang mencapai hingga 3 meter.
 
Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Wayan Suardana menyatakan hal itu berdasarkan data dan amatan di Posko BMKG yang mengamati kondisi cuaca dan gelombang terjadi perubahan cuaca yang perlu diwaspadai bersama.
 
"Tiga hari ke depan kami pantau gelombang tinggi di wilayah utara Bali mencapai 2 meter. Sedangkan, di Selatan atau Samudra Indonesia juga mencapai 2 meter," ujar Suardana, Kamis 9 Juli 2015.
 
Sementara di Selat Bali yang menjadi jalur utama penyeberangan dari Jawa ke Bali, tinggi gelombang berkisar antara 0,3 - 1,3 meter. Hal yang sama juga terjadi Selat Lombok dimana tinggi gelombang mencapai 0,3 - 1,3 meter.
 
"Untuk mendapat perhatian dalam tujuh hari menjelang Galungan maupun Lebaran, terjadi perubahan cuaca ditandai tinggi gelombang dan angin kencang yang berasal dari arah Timur," ungkapnya.
 
Menurut Suardana, di wilayah perairan utara Bali tinggi gelombang diprediksi mencapai 3 meter. Sedangkan, di perairan Samudra Hindia atau Selatan Bali tinggi gelombang mencapai 2 hingga 4 meter.
 
 
Hanya saja, sambung Suardana, Selat Bali yang nanti akan dilewati para pemudik dari Bali yang menyebrang ke Pulau Jawa akan terjadi peningkatan tinggi gelombang dari 2,5 meter hingga 3 meter.
 
"Perubahan tinggi gelombang itu disebabkan pergerakan angin dari arah timur yang relatif kencang," sambung Suardana.
 
Bahkan, kondisi cuaca buruk itu, terjadi tidak dalam jangka lama atau terus menerus dan tergantung pada kondisi atmosfernya.
 
"Gelombang yang tinggi itu terjadi antara siang sampai sore, kalau malam hari berfluktuasai," jelasnya.
 
Agar semua pihak waspada, setiap informasi perubahan cuaca dan gelombang yang diterima BMKG akan langsung diteruskan ke Posko-Posko BMKG yang berada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana maupun Pelabuhan Padang Bai, Karangasem. [bbn/dws]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami