Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Jelang Hari Raya, Gelombang Selat Bali Diprediksi Capai 3 Meter
Kamis, 9 Juli 2015,
20:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sepekan menjelang hari raya Galungan dan Lebaran yang jatuh pada pertengahan bulan ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca buruk bisa terjadi di Selat Bali. Cuaca buruk itu akan ditandai angin kencang dan gelombang tinggi yang mencapai hingga 3 meter.
Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Wayan Suardana menyatakan hal itu berdasarkan data dan amatan di Posko BMKG yang mengamati kondisi cuaca dan gelombang terjadi perubahan cuaca yang perlu diwaspadai bersama.
"Tiga hari ke depan kami pantau gelombang tinggi di wilayah utara Bali mencapai 2 meter. Sedangkan, di Selatan atau Samudra Indonesia juga mencapai 2 meter," ujar Suardana, Kamis 9 Juli 2015.
Sementara di Selat Bali yang menjadi jalur utama penyeberangan dari Jawa ke Bali, tinggi gelombang berkisar antara 0,3 - 1,3 meter. Hal yang sama juga terjadi Selat Lombok dimana tinggi gelombang mencapai 0,3 - 1,3 meter.
"Untuk mendapat perhatian dalam tujuh hari menjelang Galungan maupun Lebaran, terjadi perubahan cuaca ditandai tinggi gelombang dan angin kencang yang berasal dari arah Timur," ungkapnya.
Menurut Suardana, di wilayah perairan utara Bali tinggi gelombang diprediksi mencapai 3 meter. Sedangkan, di perairan Samudra Hindia atau Selatan Bali tinggi gelombang mencapai 2 hingga 4 meter.
Hanya saja, sambung Suardana, Selat Bali yang nanti akan dilewati para pemudik dari Bali yang menyebrang ke Pulau Jawa akan terjadi peningkatan tinggi gelombang dari 2,5 meter hingga 3 meter.
"Perubahan tinggi gelombang itu disebabkan pergerakan angin dari arah timur yang relatif kencang," sambung Suardana.
Bahkan, kondisi cuaca buruk itu, terjadi tidak dalam jangka lama atau terus menerus dan tergantung pada kondisi atmosfernya.
"Gelombang yang tinggi itu terjadi antara siang sampai sore, kalau malam hari berfluktuasai," jelasnya.
Agar semua pihak waspada, setiap informasi perubahan cuaca dan gelombang yang diterima BMKG akan langsung diteruskan ke Posko-Posko BMKG yang berada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana maupun Pelabuhan Padang Bai, Karangasem. [bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1984 Kali
03
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1846 Kali
04
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1748 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026