Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Joget Porno Ditarikan Siswi SMA Tak Tersentuh Polisi
Senin, 7 September 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Setelah sempat mereda, pementasan joget porno dan seronok kembali digelar di Tabanan. Pementasan joget yang dibalut judi bola adil tersebut digelar setiap tengah malam hingga dini hari. Ironisnya salah satu penari joget porno dan seronok itu diduga masih berstatus siswi SMA. Meski dibalut judi bola adil, pementasan joget porno itu tidak pernah tersentuh aparat.
Pelenusuran , Minggu (6/9/2015) siang , tidak sulit menemukan lokasi pementasan joget porno tersebut. Lokasinya di Jalan By Pass Soekarno di LC Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Masukhnya bisa dari jalan yang berada di timur Harddys Tabanan menuju ke utara kemudian belok ke timur. Dari sana sekitar kurang lebih 25 meter akan ditemukan tiga buah tarub berdinding dan beratap terpal warna biru.
Satu tarub ukuran besar berada di sebelah barat , satu berukuran sedang berada di sebelah utara dan satunya lagi di sebelah timur. Di tengah-tengah lokasi yang luasnya sekitar 1,5 are itu terdapat lokasi pementasan joget, dilengkapi dengan dua lampu listrik ber-voltase tinggi. Sepintas, lokasi tempat pementasan joget porno tersebut seperti lokasi tajen.
Menurut sumber yang enggan namanya disebutkan, pementasan joget porno tersebut dimulai sekitar pukul 01.00 Wita dini hari. Para penonton mulai berdatangan sekitar pukul 00.00 Wita, sambil menunggu pementasan joget porno, penonton yang suka mengadu nasib pasang judi bola adil bisa menyalurkan hobinya.
Menginjak pukul 01.00 Wita, joget mulai beraksi. Dengan goyangnya yang erotik sang penari berusaha mengumbar ke-pornoanya. Tak tanggung-tanggung saat sesi pengibing dimulai, para penonton dengan leluasa memeluk si penari joget sambil beraksi tak senonoh. Malah aksi para penari semakin berani dengan menaikan kainnya kemudian bergoyang erotis.
“Dalam satu malam ada empat penari yang pentas,” jelas sumber yang namanya tidak mau disebutkan.
Yang paling mengejutkan dari sekian penari itu ada yang masih bersatus SMA.
“Dulu ada penari joget yang terkenal namun sekarang sudah tidak dipakai lagi dan diganti oleh penari joget yang
masih SMA,” tutur sumber lainya.
Setelah ditanya dari SMA mana penari tersebut, sumber enggan menyebutkan yang pasti dari sekolah di Tabanan.
Pengawasan dari pihak penyelenggara joget kepada penonton sedikit ketat. Apabila ada penonton yang mengabadikan aksi tarian porno penari dan pengibing dengan kamera maupun HP akan ditegor, bahkan dilarang.
“Ada petugas khusus yang memantau penonton. Kalau ada yang mengambil foto dengan HP apalagi kamera akan dilarang dan disuruh menghapus hasil foto joget tersebut,” terang sumber lainya .
Pementasan joget porno ini terkesan dibiarkan. Bahkan aparat kepolisian pun tidak bertindak padalah ada dugaan sebelum pementasan joget porno itu digelar, dilangsungkan judi bola adil.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Tabanan, I Wayan Tontra yang dihubungi mengatakan pementasan joget porno itu sangat tidak baik.
“Porno itu penting kalau dilakukan pada tempatnya, bukan dimuka umum seperti itu,” jelasnya.
Pementasan joget porno itu bisa merusak generasi muda dan menjadi tanggung jawab bersama semua pihak untuk peduli dan menghimbau agar generasi muda tidak terjerumus dengan hal tersebut.
“Saya juga selaku ketua Majelis Madya Desa Pakraman Tabanan akan berkoorinasi dengan Majelis Alit Desa Pakraman setempat,” tandas Tontra.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Tabanan, Putu Santika mengatakan kalau dugaan penari joget porno adalah seorang pelajar sangat disayangkannya .
“Tugas siswa itu belajar, kalau itu benar berarti itu sudah salah pergaulan,” jelasnya.
Pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi terkait pendidikan karakter kepada masing-masing kepala sekolah dengan harapan diteruskan kepada anak didiknya.
“Sekali lagi tugas utama siswa itu belajar,” pungkasnya. [bbn/Nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026