Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polair Polda NTB Patroli di Senggigi dengan Papan Surfing
Jumat, 1 Januari 2016,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Untuk menjaga keselamatan pengunjung saat berkunjung ke kawasan wisata Senggigi Lombok, Dit Polair Polda NTB aktif melakukan patroli. Uniknya, patroli dilakukan dengan cara berbeda, yakni dengan papan surfing atau selancar.
Dari pantauan di kawasan Pantai Senggigi belum lama ini, beberapa anggota Dit Polair Polda NTB yang menggunakan kaos loreng biru dan jaket keselamatan itu, tampak berpatroli dengan menggunakan papan selancar. Seperti peselancar umumnya, mereka beraksi di atas gulungan ombak yang menepi ke Pantai Senggigi.
Saat berada di bibir pantai, para anggota polisi ini mendekati para pengunjung dan memberikan arahan, agar berhati-hati selama berada di tepi pantai, mengingat gelombang laut yang cukup tinggi dan berbahaya.
“Kami sengaja melakukan atraksi selancar di hadapan para pengunjung pantai. Selain untuk patroli menjaga keamanan pengunjung, juga untuk memberikan hiburan sekaligus imbauan agar berhati-hati, karena ombaknya besar dan sangat berbahaya,” ujar Kepala Satuan Patroli Daerah Dit Polair Polda NTB, AKBP Dewa Wijaya SH, MH.
Dewa menjelaskan, terobosan patroli dengan menggunakan papan selancar atau surfing dilakukan karena kecelakaan akibat ombak sering terjadi di wilayah perairan Pantai Senggigi dan sekitarnya.
Aksi anggota polair saat patroli dengan papan selancar memukau para pengunjung. Di pantai Kerandangan misalnya, puluhan pengunjung yang kala itu sedang asyik bermain ombak mengabadikan aksi para anggota Polair dengan menggunakan ponsel.
“Keren, biasanya polisi nilang kendaraan, ini malah surfing sambil patroli,” ujar Lina, pengunjung asal Lombok Utara sambil merekam atraksi polair.
Tak hanya pengunjung lokal, atraksi Polair yang terbilang langka ini juga memukau beberapa wisatawan asing, yang tengah menikmati keindahan pantai. Jane, wisatawan asal Swedia mengaku tercengang melihat aksi polair berselancar.
“Ini pertama kalinya di Lombok saya lihat polisi berselancar. Biasanya saya hanya melihat anak-anak muda saja yang berselancar. Very good,” kata perempuan 25 tahun itu.
Dewa Wijaya menambahkan, struktur pantai di pantai sepanjang Lombok Barat sampai Lombok Utara banyak berkarang serta terdapat palung laut.
"Pada musim angin barat daya seperti saat ini, arus ombak kelihatan tidak terlalu besar, tapi arusnya sangat kuat sehingga penggunaan alat untuk menyelamatkan masyarakat paling efektif adalah menggunakan papan selancar,"ujar Dewa yang juga seorang pilot penerbang ini.
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026