Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Saat Nyepi, Warga Candikuning Tidak Hormati Himbauan Bupati
Jumat, 11 Maret 2016,
23:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Heboh photo keramaian saat hari Raya Nyepi di Candi Kuning, Bedugul, Baturiti membuat Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya angkat bicara. Dirinya mengaku kecewa dengan adanya aktivitas warga berkumpul di jalan raya dan berjualan saat Hari Raya Nyepi di Bedugul, Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. “Saya sangat kecewa,” jelas Wabup Sanjaya, Jumat (11/3/2016).
Pasalnya kata dia jauh sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan himbauan tertulis dari Bupati, Parisada, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) terkait pelaksanaan Nyepi.
“Saya juga sayangkan bendesa adat dan pecalang yang tidak optimal menjaga lingkunganya,” tambah Sanjaya seperti dilansir suaradewata.com.
Diapun berharap kedepannya tidak akan terjadi hal serupa, karena dapat merusak citra dan mengganggu toleransi.
Sebelumnya, Foto hari raya Nyepi di Desa Candikuning, Bedugul, Tabanan yang berisi warga keluar jalan dan berjualan beredar di media sosial. Sontak saja foto yang diunggah salah satu warga Desa Candi Kuning, membuat masyarakat Bali yang mayoitas beragama Hindu marah. Berbagai komentar terlontar menanggapi foto yang tidak mencerminkan rasa tolerasi atar umat beragama tersebut.
Warga setempat yang sebagian besar muslim dengan leluasa keluar rumah di saat Nyepi, Rabu (9/3/2016). Mirisnya lagi, saat Nyepi warga setempat ada yang berjualan bakso, serta jualan lainya layaknya pasar senggol.
Seperti tampak pada photo, di tempat yang sama dengan suasana yang berbeda satu photo saat Nyepi (09 Maret 2016) yang diunggah di medsos oleh sesorang. Kemudian di lokasi yang hampir sama keesokan harinya (10 Maret 2016) saat hari biasa.
Aparat Desa Candi Kuning Gelar Musyawarah
Pasca beredarnya foto keramaian saat Hari Raya Nyepi di Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan membuat aparat desa setempat langsung menggelar musyawarah. Hadir dalam musyawarah tersebut Perbekel Desa Candikuning Ketua BPD Candikuning, Kelian Dinas, Bendesa Adat dan Prajuru Candikuning I dan II, Intel Polda Bali, Intel Polsek Baturiti, Babinsa dan anggota Koramil Baturiti, Jumat, (11/03/2016).
Kelian Dinas Candikuning II, Ariel D. Azkacetta secara terbuka mewakili warganya menyampaikan permintaan maafnya terkait hal tersebut. Dia mengaku banyak warga yang kurang paham ditambah lagi momen Hari Raya Nyepi bertepatan dengan Sholat Gerhana yang dilakukan di Masjid terdekat.
Dipihak lain Perbekel Desa Candikuning, I Made Mudita mengatakan dalam musyawarah tersebut pihaknya berjanji akan lebih meningkatkan koordinasi sehingga hal-hal serupa tidak terulang kembali.
“Dalam musyawarah itu kita sepakat untuk meningkatkan koordinasi agar hal serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.
Yang jelas kata dia pada tahun-tahun sebelumnya hal seperti ini tidak pernah terjadi di wilayahnya. Dia juga menegaskan oknum pengunggah foto tersebut ke media sosial Facebook juga sudah dipanggil dan meminta maaf kepada seluruh pihak. “Tidak ada maksud lain, dia mengunggah katanya hanya iseng saja,” lanjut Mudita.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026